AYOJAKARTA.COM - Simak tata cara berbuka puasa Dzulhijjah dalam artikel ini.
Bulan Dzulhijjah telah tiba!
Memasuki bulan yang identik dengan Hari Raya Idul Adha dan kurban ini, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah.
Di antaranya memperbanyak sedekah, membaca dzikir dan Al Quran hingga melakukan puasa sunnah dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah.
Baca Juga: 3 Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Pahala Berlipat Ganda hingga Hapus Dosa Selama 2 Tahun
Dikutip AyoJakarta.com dari NU Online Jumat (1/7/2022), berikut adalah tata cara berbuka puasa Dzulhijjah sesuai tuntunan.
1. Menyegerakan berbuka
Bila telah yakin masuk waktu buka puasa, maka segeralah berbuka dan jangan menundanya.
2. Berbuka terlebih dulu sebelum salat magrib
3. Baca basmalah
Sebelum berbuka puasa, terlebih dulu membaca basmalah yaitu Bismillahir rahmanir rahim.
4. Makan kurma
Disunahkan makan kurma dengan jumlah ganjil misal tiga atau lima butir.
Diutamakan berbuka dengan kurma basah, namun jika tidak ada boleh dengan kurma kering.
Baca Juga: Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Menghapus Dosa Selama 2 Tahun hingga Dibebaskan dari Siksa Neraka
5. Minum air
Jika tidak ada kurma basah atau kering, maka disunahkan berbuka dengan minum air terutama air zamzam sebanyak tiga tegukan.
6. Jika tidak ada air zamzam maka berbuka dengan air yang berasal dari Sungai Nil.
Namun jika tidak ada air dari kedua sumber tersebut bisa meminum air biasa, air mineral atau air kemasan.
7. Jika tidak ada air minum, disunahkan berbuka dengan sesuatu yang manis atau manisan.
8. Membaca doa buka puasa
Disunahkan memebaca doa buka puasa dengan mengangkat kedua belah telapak tangan ke atas.
Berikut doa buka puasa
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى
Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.”
9. Makan dan minum secukupnya
Dianjurkan untuk makan dan minum secukupnya, tidak berlebih-lebihan atau bermewah-mewahan apalagi sampai kekenyangan.
Dianjurkan pula agar tidak menyisakan makanan dan minuman yang menimbulkan mubadzir.
10. Setelah selesai makan dan minum, kemudian membaca doa.***