Khazanah

Panduan Lengkap: Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid untuk Menyucikan Diri

Oleh: Admin Selasa 27 Agu 2024, 07:48 WIB
Ilustrasi mandi wajib setelah haid.

AYOJAKARTA.COMHaid adalah siklus alami yang dialami oleh perempuan setiap bulannya.

Setelah darah haid berhenti, seorang muslimah diwajibkan melakukan mandi janabah atau junub untuk menghilangkan hadats besar.

Mandi wajib ini berbeda dengan mandi biasa, karena memiliki tata cara yang perlu diperhatikan untuk memastikan kesucian diri.

Dikutip dari laman NU Online, Selasa, 27 Agustus 2024,  mandi wajib memiliki dua rukun utama yang harus dipenuhi yaitu niat dan meratakan air ke seluruh tubuh.

Baca Juga: Gara-gara Botol Sampo, Foto Laura Basuki di Kamar Mandi Ini Jadi Viral

1. Niat

Niat merupakan syarat utama yang harus dilakukan dalam hati bersamaan dengan saat pertama kali mengguyurkan air ke badan.

Penting untuk diingat bahwa niat mandi wajib harus menyertakan niat untuk menghilangkan hadats besar, bukan sekadar niat mandi biasa.

Contoh niat mandi wajib setelah haid adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الْحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
 
Nawaitu ghusla liraf’il hadatsil akbari minal haidhi fardhan lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar disebabkan haid karena Allah Ta’ala."

Baca Juga: Psikologi: 8 Karakter Tersembunyi Dilihat dari Kebiasaan Ketika Mandi, Ada Senang Mainin Sabun Loh!

2. Meratakan Air ke Seluruh Tubuh

Setelah niat, rukun kedua adalah meratakan air ke seluruh tubuh. Air harus mengalir ke seluruh anggota badan tanpa terkecuali, termasuk sela-sela kuku, rambut, dan bagian tubuh yang tersembunyi. Pastikan bahwa tidak ada bagian tubuh yang luput dari basuhan air.

Baca Juga: Mandi Idul Adha Wajib Keramas atau Tidak? Begini Penjelasannya, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Waktunya!

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid

Berikut adalah langkah-langkah dalam melaksanakan mandi wajib setelah haid:

  1. Bersihkan Area Kewanitaan
    Dimulai dengan membersihkan area kewanitaan menggunakan air yang mengalir.

  2. Niat dalam Hati
    Niatkan dalam hati untuk mandi wajib setelah haid, dengan niat yang benar sebagaimana dijelaskan di atas.

  3. Basuh Seluruh Tubuh
    Guyurkan air ke seluruh tubuh, dimulai dari kepala, lalu meratakan air ke seluruh bagian tubuh. Pastikan setiap bagian tubuh terkena air, termasuk sela-sela rambut dan bagian yang tersembunyi.

  4. Cek Ulang Basuhan
    Pastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat dari basuhan air. Ulangi basuhan jika perlu untuk memastikan kesucian diri.

Mandi wajib setelah haid adalah kewajiban bagi setiap muslimah untuk kembali suci dari hadats besar.

Setelah melaksanakan mandi wajib, seorang muslimah kembali boleh melaksanakan ibadah-ibadah wajib seperti shalat, puasa, dan lainnya.***

Reporter Admin
Editor Tedi Rukmana