Khazanah

25 Ribu Jemaah Haji Nafar Tsani Bergeser ke Makkah: Akhir Fase Mina Penuh Berkah

Oleh: Asep Dadan Muhanda Senin 09 Jun 2025, 20:51 WIB
25 Ribu Jemaah Haji Nafar Tsani Bergeser ke Makkah: Akhir Fase Mina Penuh Berkah

AYOJAKARTA.COM -- Fase akhir rukun haji di Mina telah tiba! Hari ini, Senin, 9 Juni 2025, yang bertepatan dengan 13 Zulhijah 1446 H, menjadi hari tasyrik terakhir dalam pelaksanaan ibadah haji 2025.

Sebanyak 25.000 jemaah haji Indonesia yang memilih skema nafar tsani dijadwalkan memulai pergeseran dari tenda-tenda Mina menuju hotel di Makkah. Proses evakuasi ini dimulai pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar 11.00 WIB.

Nafar tsani adalah opsi bagi jemaah haji untuk tinggal satu hari lebih lama di Mina, yaitu hingga 13 Zulhijah.

Baca Juga: Jangan Ketinggalan! Latihan Pendaftaran SPMB Jatim 2025 Dibuka Hari Ini, Pilih SMA/SMK Impianmu

Sebelumnya, mereka telah menyelesaikan lempar jumrah pada 11 dan 12 Zulhijah. Data dari Kementerian Agama menunjukkan, sekitar 11,3 persen atau 25.000 jemaah dari total 221.000 jemaah haji Indonesia memilih skema ini. Jemaah lainnya telah meninggalkan Mina sehari sebelumnya dalam skema nafar awal.

"Alhamdulillah, saat ini suasananya sudah lengang, sudah tidak lagi kelihatan hiruk pikuknya," ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief, dari Tenda Misi Haji di Mina pada Senin dini hari (9/6/2025) pukul 00.15 WAS.

Proses Pemindahan Jemaah yang Terencana

Hilman Latief menjelaskan bahwa evakuasi jemaah haji akan dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang.

Baca Juga: Punya Efek Menyehatkan Luar Biasa, Ini Lima Jenis Bahan Alami yang Memiliki Julukan Sebagai Antibiotik Terbaik!

"Mereka akan dijemput di maktabnya masing-masing. Untuk jemaah dengan jumlah kecil akan kami kumpulkan dan bawa dengan kendaraan khusus," tambahnya.

Pantauan di kawasan Mina pada pukul 00.30 WAS menunjukkan suasana yang jauh lebih lengang. Banyak tenda telah kosong, dan jalanan yang biasanya padat oleh jemaah menuju Jamarat melalui terowongan Mina kini terlihat lapang.

Kondisi ini sangat berbeda dengan keramaian pada Jumat, Sabtu, dan Minggu dini hari sebelumnya. Kementerian Agama juga telah menyiapkan langkah antisipasi dengan melakukan penyisiran menyeluruh untuk memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal.

"Kami melakukan sweeping ke berbagai sudut di seluruh maktab, termasuk menggunakan mobil golf untuk menyisir maktab-maktab tertentu," tegas Hilman.

Baca Juga: Mendukung untuk Segala Kebutuhan Harian, Inilah Daftar Smartphone Layar Lengkung yang Bikin Dompet Tetap Bugar!

Imbauan Penting untuk Jemaah: Prioritaskan Istirahat

Mengakhiri keterangannya, Hilman juga mengimbau jemaah agar tidak tergesa-gesa melakukan tawaf ifadah setibanya di Makkah.

Hal ini mengingat kondisi fisik jemaah yang sudah sangat lelah setelah perjalanan panjang dari Arafah, Muzdalifah, hingga Mina. "Kami harapkan jemaah bisa menggunakan waktunya untuk istirahat," ucapnya.

Seluruh rangkaian proses pemindahan ini merupakan bagian dari komitmen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk memberikan layanan terbaik.

Tujuannya adalah memastikan semua jemaah haji terlayani dengan aman dan tertib, hingga mereka siap menjalani tahapan ibadah berikutnya dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan mabrur sepanjang umur.***

Reporter Asep Dadan Muhanda
Editor Katarina Erlita