Khazanah

Keutamaan Puasa Arafah Jelang Hari Raya Idul Adha, Jangan sampai Terlewat!

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 11 Jun 2024, 13:25 WIB
Umat muslim yang berpuasa di hari Arafah maka akan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang akan dihapuskan.

AYOJAKARTA.COM – Sebentar lagi umat muslim di Indonesia akan menyambut Hari Raya Idul Adha.

Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1445 Hijriah jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.

Menjelang Hari Raya Idul Adha, tak lengkap rasanya apabila umat muslim tidak menjalankan ibadah yang dianjurkan.

Salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat muslim adalah puasa arafah.

Puasa Arafah merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada hari Arafah, tepatnya pada 9 Dzulhijjah.

Ibadah sunnah ini sangat dianjurkan untuk dijalankan oleh umat muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Baca Juga: 6 Jurusan Ini Katanya Santai dan Cepat Lulus Kuliah, Emang Bener?

Dikutip dari laman NU Online pada Selasa, 11 Juni 2024, pelaksanaan puasa arafah sama dengan puasa lainnya.

Puasa sunnah ini sangat dianjurkan karena akan mendapatkan dua keutamaan yang sangat menguntungkan.

Umat muslim yang berpuasa di hari Arafah maka akan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang akan dihapuskan.

Hal tersebut sebagaimana disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW yang berbunyi sebagai berikut.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2024 Dibuka Sebentar Lagi, Inilah 19 Formasi bagi Lulusan SMA Tanpa Syarat Tinggi Badan

“Puasa Arafah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu,” (HR Muslim).

Kemudian, umat muslim yang berpuasa di hari Arafah juga akan mendapatkan keutamaan lainnya.

Keutamaan lainnya dari puasa di hari Arafah adalah akan dibebaskan dari siksa neraka.

Hal ini pernah disampaikan Rasulullah SAW dalam sebuah hadits bahwa Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka pada hari Arafah dibanding hari lainnya.

“Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata: ‘Apa yang mereka inginkan?” (HR Muslim).

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Aris Abdulsalam