AYOJAKARTA.COM -- Idul Fitri merupakan sebuah tanda jika saat ini umat Islam telah memasuki bulan Syawal.
Setelah berakhirnya puasa satu bulan penuh di Bulan Ramadhan, kini umat islam dianjurkan untuk menunaikan puasa sunnah di bulan Syawal.
Berbeda dengan puasa bulan Ramadhan yang dilakukan selama satu bulan penuh atau 29-30 hari, di bulan Syawal umat Islam disunnahkan untuk mengerjakan puasa selama 6 hari.
Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN Bank BRI Banking Officer, Bisa untuk Fresh Graduate dengan Persyaratan Ini
Puasa Syawal selama 6 hari ini dikerjakan ketika selesai merayakan hari raya idul Fitri. Akan ada keutamaan dan juga pahala yang berlimpah bagi siapa saja yang mengerjakan puasa sunnah ini.
Salah satu pahala yang akan diterima oleh umat Islam yang mengerjakan puasa Syawal tertuang dalam sebuah hadis, yang artinya:
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama satu tahun penuh." (HR. Muslim)
Walaupun puasa Syawal ketetapan hukumnya sunnah, namun puasa yang dilangsungkan selama 6 hari ini akan memberikan pahala yang berlipat ganda bagi yang menunaikannya.
Baca Juga: Calon Taruna Wajib Tahu! Ini 3 Program Studi yang Tersedia di Poltekim
Lantas muncul pertanyaan, bagaimana tata cara melakukan puasa sunnah di bulan Syawal? Apakah boleh dilakukan tidak berturut-turut?
Dikutip dari akun Instagram @shahihfiqih, menyebutkan bahwa puasa enam hari di bulan Syawal sebaiknya dilakukan secara berturut -turut dan dilakukan langsung setelah hari raya Idul Fitri selesai.
Hal ini dilakukan karena kebaikan sebaiknya dilakukan sesegera mungkin. Namun, apabila dilakukan tidak berurutan dan dilakukan di hari ketiga di bulan Syawal juga tidak mengapa.
Selain itu, sebelum menunaikan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal ada baiknya untuk menunaikan qodho puasa terlebih dahulu agar bisa mendapatkan ganjaran puasa Syawal yaitu puasa setahun penuh.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Wisata Kuliner Legendaris di Jakarta Timur yang Terkenal Murah dan Enak
Untuk menunaikan puasa Syawal sendiri diperbolehkan jika melakukannya di hari Jumat atau hari Sabtu.
Demikian informasi mengenai tata cara melaksanakan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal. Semoga bermanfaat.***