AYOJAKARTA.COM - Panduan Lengkap Cara Shalat Idul Fitri, Beserta Niat dan Bacaan di Sela-sela Takbir
1. Membaca Niat Shalat Idul Fitri
Kalau menjadi makmum, ditambah lafal ma'muman. Sedangkan saat jadi imam ditambah bacaan imaman.
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak'ataini (ma'mûm / imâm) lillahi ta'ala.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Cara Menyantap Hidangan Bisa Ungkap Tipe Kepribadian Seseorang, Kamu yang Mana?
Artinya :
"Saya niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala"
2. Takbiratul Ihram
Sebagaimana shalat biasa. Shalat Id juga terdapat takbiratul ihram.
Usai membaca Doa Iftitah, disunnahkan takbir lagi hingga 7 kali di rakaat pertama. Di sela-sela takbir dianjurkan membaca
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allahu akbar kabira, wal hamdu lillahi katsiran, wa subhanallahi bukratan wa ashila
Artinya :
"Allah Maha Besar dengan segala kebesaran. Segala puji bagi Allah. Maha Suci Allah baik waktu pagi maupun petang."
Baca Juga: Jangan Bingung, Ini Jawaban dari Minal Aidin Wal Faidzin Ucapan Lebaran Idul Fitri
Atau membaca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah wal hamdulillah, wa laa ilaaha illallah wallahu akbar
Artinya :
"Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar."
3. Membaca Al Fatihah
Setelah selesai membaca Iftitah dan takbir 7 kali, wajib membaca surat Al Fatihah.
Selanjutnya dianjurkan membaca Surat Al A'la, lalu rukuk, sudut dan seterusnya seperti shalat biasa.
Baca Juga: Berikut Tata Cara Shalat Idul Fitri Di Lapangan
4. Rakaat Kedua
Dalam posisi berdiri di rakaat kedua, disunnahkan takbir sebanyak 5 kali.
Sama ketika di rakaat pertama, di sela-sela takbir membaca doa.
Setelah Surat Al Fatihah, disunnahkan membaca surat Al Ghasiyah. Dilanjutkan rukuk dan seterusnya hingga salam.
5. Mendengarkan Khutbah
Begitu shalat selesai, jangan langsung pulang. Melainkan mendengarkan khutbah.
Hal itu sebagaimana diungkapkan Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah dalam sebuah hadits :
السنة أن يخطب الإمام في العيدين خطبتين يفصل بينهما بجلوس
Artinya :
“Sunnah bagi seorang Imam berkhutbah dua kali pada shalat hari raya dan lalu memisahkan kedua khutbah dengan duduk.” (HR Asy-Syafi’i)
***