AYOJAKARTA.COM -- Malam Lailatul Qadar adalah momen istimewa yang dipenuhi dengan berkah dan rahmat Allah SWT.
Keutamaannya melebihi ribuan bulan dan di dalamnya tersimpan peluang besar untuk mendapatkan ampunan atas dosa-dosa serta penerimaan doa.
Meskipun waktu pasti kedatangan Lailatul Qadar tidak diungkapkan dengan jelas, hadis Nabi Muhammad SAW menunjukkan bahwa malam ini lebih cenderung terjadi pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan.
Terjadinya malam Lailatul Qadar biasanya pada malam-malam ganjil.
Namun, bagaimana dengan wanita yang sedang haid atau nifas?
Apakah mereka juga memiliki kesempatan meraih keutamaan Lailatul Qadar?
Berikut informasi yang dikutip Ayojakarta.com dari laman resmi NU Online, Kamis (04/04/2024).
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Mengancam Arus Mudik Lebaran 2024 Akibat Intervensi Bibit Siklon Tropis
Syekh Abdullah Al Ghumari menjelaskan bahwa semua individu yang beribadah dengan ikhlas di bulan Ramadhan memiliki bagian dari keutamaan malam tersebut.
Dalam konteks ini, wanita yang sedang haid atau nifas, orang yang bepergian atau bahkan yang sedang tertidur, masih memiliki peluang untuk mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar.
Kuncinya adalah memiliki amal yang diterima di sisi Allah.
Baca Juga: Mudik Gratis PBNU 2024, Peserta Dapat Sembako hingga Alquran
Jadi, meskipun dalam keadaan tertentu, asalkan memiliki amal yang diterima, mereka tetap bisa meraih keberkahan malam tersebut.
Dengan demikian, kesempatan meraih keutamaan Lailatul Qadar tidak terbatas pada kondisi tertentu, melainkan terbuka bagi semua orang yang beribadah dengan sungguh-sungguh di bulan Ramadhan.
Semoga kita semua dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.***