Khazanah

Makna dan Tanda Lailatul Qadar Menurut Quraish Shihab, Pahami 3 Aspek Penting Ini!

Oleh: Iit Lita Apriani Rabu 03 Apr 2024, 14:45 WIB
Ilustrasi Lailatul Qadar

AYOJAKARTA.COM -- Lailatul Qadar merupakan malam penuh berkah dalam bulan Ramadhan serta memiliki makna mendalam menurut pandangan Islam.

Prof Muhammad Quraish Shihab, pendiri Pusat Studi Alquran (PSQ) mengungkapkan tiga aspek penting terkait malam ini seperti dikutip Ayojakarta.com dari laman resmi NU Online, Rabu (03/04/2024).

Pertama, Lailatul Qadar adalah malam mulia.

Malam ini disebut mulia karena Alquran diturunkan tepat saat itu.

Baca Juga: Ilmu Psikologi: 10 Kelemahan Orang Pemilik Golongan Darah B, Ingkar Janji dan Emosian?

Quraish Shihab menjelaskan bahwa kedatangan Alquran menjadikan malam tersebut istimewa.

Kedua, Lailatul Qadar juga dikenal sebagai malam sempit.

Menurut Quraish Shihab, begitu banyak malaikat turun ke bumi pada malam tersebut sehingga bumi terasa sempit.

Kehadiran banyak malaikat membuat atmosfer malam tersebut begitu istimewa.

Baca Juga: 3 Hal yang Sebaiknya Tidak Kamu Jadikan Pilihan, Karir Vs Keluarga Salah Satunya

Ketiga, Lailatul Qadar adalah malam ketetapan.

Allah menetapkan banyak hal pada malam ini, termasuk turunnya Alquran untuk umat manusia.

Quraish Shihab menjelaskan bahwa malam ini bisa menjadi momen perubahan bagi individu, di mana hidup seseorang bisa berubah secara signifikan.

Tak hanya mengungkapkan makna tersebut, Ayah Najwa Shihab ini juga membeberkan tanda-tanda orang yang mendapatkan Lailatul Qadar.

Baca Juga: Psikologi Orang yang Apatis atau Cuek Parah, Ketahui Ciri-cirinya!

Menurutnya, salah satu tanda utama adalah kedatangan malaikat kepada individu tersebut.

Orang yang mendapatkan Lailatul Qadar akan selalu terdorong berbuat kebaikan karena pengaruh positif dari malaikat.

Selain itu, hati individu yang menemui Lailatul Qadar akan senantiasa damai tanpa dendam atau dengki.

Mereka melihat segala hal dengan kedamaian, baik secara aktif maupun pasif.

Baca Juga: Menunda Qadha Puasa Ramadhan karena Menyusui, Apakah Harus Membayar Fidyah?

Lailatul Qadar, meskipun hanya terjadi pada bulan Ramadhan memiliki waktu yang dirahasiakan Allah.

Hal ini bertujuan agar umat Islam selalu siap menghadapinya dan berbuat kebaikan sepanjang waktu.

Kehadiran Lailatul Qadar mengingatkan umat Islam untuk terus beramal salih dan mempersiapkan diri untuk keberkahan yang mungkin terjadi setiap saat.

Dengan pemahaman ini, umat Islam diharapkan dapat menghargai dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut Lailatul Qadar setiap tahunnya.***

Reporter Iit Lita Apriani
Editor Fathul Amanah