Khazanah

Meneladani Cara Rasulullah SAW Merayakan Idul Fitri: Penuh Syukur dan Kebahagiaan

Oleh: Iit Lita Apriani Selasa 02 Apr 2024, 21:25 WIB
Illustrasi. Meneladani Cara Rasulullah Merayakan Idul Fitri

AYOJAKARTA.COM - Idul Fitri merupakan momen yang dinanti-nanti oleh umat Muslim, akan tiba kembali.

Suasana sukacita bagi hati setiap orang, dan kebaikan merayap di setiap sudut masyarakat.

Dari takbir keliling hingga ziarah kubur, momen ini penuh dengan kegiatan yang membawa berkah dan kebahagiaan bagi semua.

Namun, dalam kegembiraan ini, penting bagi kita untuk merenung dan mengambil inspirasi dari sosok yang menjadi teladan bagi umat Islam, yaitu Rasulullah Muhammad SAW.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ada 4 Jurusan Prioritas dalam Seleksi CPNS 2024, Auto Lolos Jadi ASN! Ini Daftarnya

Bagaimana beliau merayakan Idul Fitri?

Berikut informasi yang dikutip oleh Ayojakarta.com dari laman resmi NU Online (02/04/2024).

1. Mengumandangkan Takbir

Rasulullah SAW, sebagai tanda syukur atas datangnya hari yang suci, mengumandangkan takbir dari malam hingga pagi Idul Fitri.

Tindakan ini sesuai dengan petunjuk Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah ayat 185, yang mengajarkan umat untuk bersyukur.

2. Memakai Pakaian Terbaik

Hadits yang diriwayatkan Al-Hakim menunjukkan bahwa Rasulullah mandi, memakai wewangian, dan mengenakan pakaian terbaiknya pada hari raya Idul Fitri.

Hal ini mencerminkan kebersihan dan kemuliaan yang diperintahkan dalam agama Islam.

3. Makan Sebelum Shalat Ied

Sebelum melaksanakan shalat Ied, Rasulullah SAW biasanya memakan kurma dengan jumlah ganjil sebagai tindakan untuk membedakan hari raya dari hari-hari biasa.

Hal tersebut adalah sunnah yang dianjurkan untuk diikuti oleh umat Muslim.

Baca Juga: Ada Kabar Status di SIKS-NG Bansos BPNT Cair Lewat Pos dan Kartu KKS Sudah SI, Benarkah?

4. Shalat Ied

Shalat Ied merupakan salah satu sunnah penting dalam merayakan Idul Fitri.

Rasulullah SAW menunaikannya bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya, menunjukkan kebersamaan dan kekompakan umat Islam dalam beribadah.

5. Mendatangi Tempat Keramaian

Dikisahkan bahwa Rasulullah pernah menemani Aisyah untuk menyaksikan pertunjukan atraksi tombak dan tameng pada hari raya Idul Fitri.

Ini menunjukkan bahwa dalam merayakan Idul Fitri, Rasulullah tidak melarang umat untuk menikmati kegembiraan yang halal dan bermanfaat.

6. Mengunjungi Rumah Sahabat

Tradisi silaturahim atau saling berkunjung sangat dianjurkan dalam Islam, terutama pada momen Idul Fitri.

Rasulullah dan para sahabatnya aktif dalam mengunjungi rumah sahabat-sahabatnya, saling mendoakan kebaikan dan mempererat tali persaudaraan.

Inspirasi dari cara Rasulullah merayakan Idul Fitri telah menjadi contoh bagi umat Islam selama berabad-abad.

Dalam setiap langkahnya, beliau menunjukkan kesederhanaan, kebaikan, dan kebersamaan yang menjadi inti dari ajaran Islam.

Sebagai umat Islam, mari kita merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan kebersamaan.

Reporter Iit Lita Apriani
Editor Jinan Vania Barizky