Khazanah

Masih Makan dan Minum Sahur Saat Adzan Subuh, Puasa Ramadhan Sah atau Tidak? Ini Penjelasannya

Oleh: Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp Jumat 29 Mar 2024, 02:40 WIB
Ilustrasi. Makan Sahur

AYOJAKARTA.COM - Puasa Ramadhan 1445 H sudah masuk 10 hari kedua dan tidak terasa sudah menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Seluruh umat Islam di dunia saat ini secara khidmat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1445 H. Salah satu hal yang utama biasa dilakukan saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan adalah sahur.

Sahur adalah hal yang dianjurkan untuk dilakukan saat berpuasa Ramadhan. Waktu yang disarankan untuk menyantap makanan sahur baik makan atau minum adalah menjelang adzan subuh.

Sesuai dengan panduan Rasulullah SAW, memahami waktu sahur secara optimal dapat menjaga agar tetap bertenaga dalam melakukan aktivitas seharian walaupun berpuasa.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Menu Sahur yang Sehat dan Islami, Dianjurkan oleh Dokter dan Ulama

Dengan makan sahur dengan waktu yang tepat, maka tubuh tetap bertenaga dengan pola makan yang sesuai untuk sudut pandang kesehatan berdasarkan ajaran Rasulullah SAW.

Sahur dengan waktu yang tepat tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan, tetapi juga untuk memastikan agar ibadah yang dilakukan setelahnya bisa dilaksanakan dengan maksimal.

Namun, bagaimana jika kita telat bangun dan baru bisa makan sahur saat adzan subuh berkumandang?

Dikutip dari an-nur.ac.id, pada Jumat (29/3/2024) menurut Al-Quran dan hadits, batas waktu melaksanakan sahur adalah saat fajar tiba atau terbitnya benang putih dari benang hitam.

Baca Juga: Ingin Berat Badan Tetap Terjaga Saat Berpuasa? Ini Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Sahur dan Berbuka yang Wajib Kamu Ketahui

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 187:

وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْاَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْاَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِۖ ثُمَّ اَتِمُّوا الصِّيَامَ اِلَى الَّيْلِۚ

Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam …”

Dijelaskan pula dalam hadits riwayat Anas bin Malik dari Zahid bin Tsabit: “Kami makan sahur bersama Rasulullah SAW, kemudian (setelah makan sahur) kami berdiri untuk melaksanakan shalat.

Aku (Anas bin Malik) berkata: ‘Berapa perkiraan waktu antara keduanya (antara makan sahur dengan shalat fajar)?’ Zahid bin Tsabit berkata: ’ (seperti waktu yang dibutuhkan untuk membaca) 50 ayat’”.

Dari hadits ini, dapat disimpulkan bahwa sahur dilakukan mendekati waktu fajar atau sebelum terbitnya fajar. Adapun adzan subuh dikumandangkan saat terbitnya fajar.

Oleh karena itu, jika kita makan sahur saat adzan subuh atau lebih dari adzan subuh maka itu berarti kita telah melewati batas waktu sahur.

Dengan demikian, kita dianjurkan menyelesaikan aktivitas sahur 10 menit sebelum masuk waktu Subuh. Ini dimaksudkan agar puasa yang dijalani terbebas dari keraguan dan yakin bahwa puasa Ramadhan kita sah.***

Reporter Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp
Editor Desi Kris