AYOJAKARTA.COM — Malam Lailatul Qadar adalah momen yang paling agung dalam agama Islam.
Keistimewaannya melebihi seribu bulan dan memiliki banyak keutamaan. Allah SWT sengaja merahasiakan waktu terjadinya Lailatul Qadar agar umat Islam terus berupaya dalam ibadah dan amal shaleh.
Pertanyaan yang kerap kali muncul yaitu, benarkah malam Lailatul Qadar hanya terjadi di bulan Ramadhan?
Dikutip dari NU Online, jika waktu Lailatul Qadar diungkapkan, sebagian orang mungkin tidak akan semaksimal ini dalam beribadah sebelumnya.
Mayoritas ulama sepakat bahwa Lailatul Qadar terjadi di bulan Ramadhan, meskipun waktu pastinya tidak diketahui dengan pasti.
Namun, dari praktik Rasulullah SAW, beliau sangat fokus dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.
'Aisyah RA melaporkan bahwa Nabi SAW sangat intensif dalam beribadah dan mengajak keluarganya beribadah saat memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Meskipun ulama sepakat bahwa Lailatul Qadar terjadi pada bulan Ramadhan, beberapa di antara mereka berpendapat bahwa Lailatul Qadar juga mungkin terjadi pada bulan-bulan lain.
Abdul Wahab As-Sya'rani dalam Mizanul Kubra menyatakan bahwa Lailatul Qadar hanya terjadi di bulan Ramadhan, namun menurut Abu Hanifah, bisa terjadi di setiap bulan.
Argumentasi dari kedua pendapat ini memiliki landasan yang kuat.
Baca Juga: 7 Amalan Wanita Haid Saat 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan untuk Mendapat Pahala Lailatul Qadar
Hadits-hadits menunjukkan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada bulan Ramadhan, namun juga ada pandangan bahwa malam pendekatan diri kepada Allah bisa terjadi setiap malam.
Sebagaimana disebutkan dalam hadits, rahmat Allah turun ke dunia setiap malam hingga sepertiga malam terakhir, dan Allah SWT siap memperkenankan doa, permohonan, dan memaafkan orang yang meminta ampunan.
Maka, sebenarnya tidak ada kesenjangan besar antara dua pandangan ini.
Perbedaan inti terletak pada definisi Lailatul Qadar itu sendiri.
Jika Lailatul Qadar diartikan sebagai malam pendekatan diri kepada Allah, maka hal itu bisa terjadi pada bulan-bulan lain karena Allah SWT selalu menyediakan rahmat-Nya.
Namun, jika Lailatul Qadar dipahami sebagai bulan yang paling mulia dibanding seribu bulan, seperti yang dipahami banyak orang, maka kemungkinan besar terjadi hanya di bulan Ramadhan.***