AYOJAKARTA.COM – Malam pertama bulan Ramadhan, momen yang dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia sebagai awal dari bulan suci penuh berkah.
Di tengah keberkahan dan keistimewaan malam tersebut, ada satu amalan yaitu membaca Surah Al-Fath.
Seperti yang dilansir AyoJakarta.com dari YouTube Ustadzah Halimah Alaydrus yang diunggah pada 23 April 2020, ia menjelaskan bahwa Nabi Muhammad selalu membaca QS Al Fath pada malam pertama bulan Ramadhan.
Amalan tersebut ternyata memegang banyak makna dan manfaat bagi umat Muslim yang mengamalkannya.
Surah Al-Fath, surah ke-48 dalam Al-Quran, memiliki makna perjuangan dan kemenangan Islam.
Namun, pada malam pertama bulan Ramadhan, Surah ini membawa keberkahan luar biasa bagi yang membacanya.
Baca Juga: Benarkah Bansos PKH Tahap 2 dan BLT MRP Cair Bersamaan di Bulan Ramadhan? Cek Faktanya di Sini!
Keutamaan membaca Surah Al-Fath adalah perlindungan dari bala musibah selama setahun penuh.
Selain itu, umat Islam diyakinkan bahwa Allah Ta'ala akan memelihara mereka dari segala cobaan dan kesulitan.
Bagi yang mengamalkannya, malam awal Ramadhan menjadi momen berkah yang membawa rezeki.
Amalan ini tidak hanya memiliki keutamaan secara spiritual, tetapi juga mengandung makna historis yang mendalam.
Surah Al-Fath menggambarkan peristiwa penting dalam sejarah Islam, yaitu pembebasan kota Makkah.
Dengan membaca Surah Al-Fath, umat Islam seolah-olah turut terlibat dalam kejayaan tersebut.
Selain itu, mendapatkan keberkahan yang Allah limpahkan kepada Rasulullah SAW dan para sahabatnya.
Kapan amalan membaca surah Al Fath malam pertama dapat dilaksanakan?
Ustadzah Halimah Alaydrus menjelaskan tentang waktu yang baik dalam menjalankan amalan tersebut.
“Bacanya itu malam sahur atau malam tarawih pertama banyak orang membacanya (Al Fath) dalam sholat sunnah ba'diyah maghrib dan ba'diyah isya’,” ujarnya.
Membaca Surah Al-Fath bisa dilakukan dalam shalat, baik itu shalat sunnah setelah Maghrib atau sebelum Isya.
Namun, jika tidak dalam bacaan shalat maka membacanya di luar shalat pun tetap dianjurkan.
Amalan ini bisa dilakukan dengan penuh khushu' dan harapan akan rahmat serta perlindungan Allah SWT.***