AYOJAKARTA.COM -- Di tengah suasana Pekan Suci yang penuh makna, Kamis Putih hadir sebagai momen sakral yang memperingati Perjamuan Malam Terakhir Yesus Kristus bersama kedua belas murid-Nya.
Kamis Putih adalah hari Kamis sebelum Paskah yang merupakan bagian penting dari Pekan Suci dalam tradisi umat Kristen, khususnya Katolik dan beberapa denominasi Kristen lain.
Pada momen ini memperingati Perjamuan Malam Terakhir yang dipimpin oleh Yesus Kristus bersama para murid-Nya sebelum penyaliban-Nya.
Baca Juga: Libur Jumat Agung dan Paskah Berapa Hari? Siap-Siap Libur Panjang
Pada perjamuan ini, Yesus membagikan roti dan anggur sebagai lambang tubuh dan darah-Nya, yang kemudian menjadi dasar perayaan Ekaristi atau Perjamuan Kudus yang dilakukan secara rutin dalam misa.
Selain itu, Kamis Putih juga mengenang tindakan Yesus yang membasuh kaki para murid-Nya, sebuah tindakan yang pada waktu itu dianggap hina dan biasanya dilakukan oleh budak.
Tindakan ini menjadi simbol kerendahan hati, pelayanan, dan kasih sejati yang harus diteladani oleh umat Kristen.
Dalam misa Kamis Putih, pastor biasanya melakukan ritual pembasuhan kaki sebagai peringatan akan peristiwa tersebut.
Kamis Putih menandai awal dari Tri Hari Suci (Triduum) yang berlanjut ke Jumat Agung dan Sabtu Suci, yang semuanya mempersiapkan perayaan Paskah, hari kebangkitan Yesus dari kematian.
Hari ini juga menjadi momen refleksi bagi umat untuk merenungkan nilai-nilai pelayanan, kerendahan hati, kasih, dan pengabdian yang diajarkan oleh Yesus.
Secara liturgis, Kamis Putih biasanya dirayakan dengan misa khusus yang dimulai pada sore atau malam hari, mencakup perayaan Ekaristi, pembasuhan kaki, dan perarakan pemindahan Sakramen ke altar khusus sebagai persiapan untuk ibadah Jumat Agung.
Singkatnya, Kamis Putih adalah hari yang sangat penting dalam kalender Gereja Kristen yang memperingati Perjamuan Terakhir Yesus, pelayanan-Nya yang penuh kerendahan hati, dan menjadi pengantar menuju peristiwa penyaliban dan kebangkitan-Nya.
Hari ini mengajarkan umat untuk meneladani kasih, pelayanan, dan kerendahan hati dalam kehidupan sehari-hari.***