AYOJAKARTA.COM -- Indonesia adalah negara besar yang ternyata juga memliki beberapa kota mati yang ditinggal oleh penduduknya.
Kota mati yang dimaksud bukanlah kota sungguhan melainkan sebutan yang digunakan masyarakat setempat karena wilayah tersebut tak lagi berpenghuni layaknya kota mati.
Di antara kota mati di Indonesia itu adalah Marina City yang ada di Batam dan blok Tarikolot Desa Sidamukti Kecamatan Majalengka.
Kota mati di Indonesia ini bahkan ada yang berlokasi di Pulau Jawa yang dikenal mempunyai jumlah penduduk yang padat.
Baca Juga: 15 Kota Termaju di Indonesia, Jakarta Bukan yang Pertama? Cek Kotamu
Berikut selengkapnya 5 kota mati di Indonesia dikutip YouTube Daftar Populer:
1. Marina City
Marina City terletak di Batam Kepulauan Riau Marina City dibangun di dekat pelabuhan besar dan menjadi tempat singgah para ekspatriat yang berasal dari Malaysia dan Singapura.
Letaknya yang geografis membuat kota ini dikenal sebagai pusat hiburan Asia Tenggara dan karena lokasinya strategis dan dekat dengan pelabuhan besar.
Marina City dulunya adalah kota ramai karena menjadi pusat perjudian di Indonesia terutama pada malam hari.
Berbagai lampu gemerlap menghiasi kota ini dan menjadi penuh dengan orang yang ingin melipatgandakan uangnya dengan berbagai jenis permainan.
Di tempat ini, meja judi jadi tidak pernah sepi pengunjung sampai dijuluki las vegasnya Indonesia.
Tapi sering waktu Marina City ini mulai perlahan sepi dan ditinggalkan penduduknya karena pada masa pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pelarangan judi mulai digencarkan.
Baca Juga: 5 Kota Terbaik di Indonesia untuk Belajar, Nomor 1 Tempat Banyak Tokoh Kuliah, Loh!
Aturan baru itu membuat Marina City perlahan ditinggalkan dan keadaan mulai berubah 360 derajat. Apalagi sejak Singapura menggencarkan pembangunannya dan menjadi tujuan wisata hiburan yang baru bagi warga Asia Tenggara.
Hingga kemudiaN jadilah Marina City kini tersisa bangunan kosong dengan cat mengelupas dan tembok yang rapuh satu-satunya yang tertarik ke sini adalah para pasukan pencari hantu dari kota mati.
2. Blok Tarikolot, Desa Sidamukti
Kampung mati yang ada di blok Tarikolot Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Pada tahun 2006 terjadi bencana longsor yang akhirnya membuat ratusan kepala keluarga di sini meninggalkan pemukimannya.
Akibat Logsor, tidak sedikit pula rumah yang tertimbun reruntuhan, beruntung tidak ada korban. Setelah 3 tahun kemudia, tercatat sebanyak 253 KK di blog Tarikolot ini direlokasi ke Blok Buhalega oleh pemerintah setempat karena telah ditetapkan sebagai zona merah bencana oleh Badan Geologi Kementerian ESDM.
Meski demikian sesungguhnya masih ada sekitar 8 KK yang terlihat beraktivitas dan memilih bertahan untuk menggarap lahan pertanian dan perkebunan.
Baca Juga: 7 Kota Ternyaman di Indonesia yang Cocok untuk Dijadikan Tempat Tinggal, DKI Jakarta Termasuk?
Namun rumah lama yang telah ditinggal oleh penghuninya kini ditumbuhi pepohonan rindang sehingga tampak terlihat seperti sebuah dusun mati yang ditinggal penduduk. Beberapa rumah lama juga dialihfungsikan sebagai tempat peternak ayam.
3. Halimun Perbawati Sukabumi
Sebuah kompleks perumahan mewah bergaya Eropa yang ada di lembah Halimun perbawati, Sukabumi, Jawa Barat terdapat jajaran rumah megah yang kini telah lama ditinggal pemiliknya dan terbengkalai tak terurus.
Masyarakat sekitar sampai menyebut kawasan ini sebagai kota mati. Dari bagian depan perumahan, ada dua tiang dengan nuansa klasik Eropa yang dilengkapi air mancur di bagian tengah yang kini tak berfungsi.
Pada salah satu sudut perumahan mewah ini terdapat sebuah bangunan berbentuk tembok kastil yang sangat besar serta masjid yang sudah terbengkalai.
Meski terkesan horor, ternyata ada satu keluarga asal Belanda bernama Roni yang nekat tinggal di salah satu rumah di lembah Halimun ini karena merasa adem dan tidak ada polusi saking tidak ada tetangga.
4. Komplek Perumahan Tommy Soeharto
Kompleks Perumahan terbengkalai di Karawang milik Tommy Soeharto ini pada tahun 1998. Saat Orde Baru tumbang pengelolaan Perumahan mengalami masalah terkait pembayaran pajak hingga ditinggal begitu saja.
Baca Juga: Top 10 Kota Ternyaman di Indonesia, Kira-kira Kamu Tertarik Tinggal di Mana?
Nama aslinya adalah perumahan Karawang baru. Perumahan ini terletak di Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Akibat kondisi bangunannya yang kini tak terawat dan mirip kota mati, masyarakat setempat menjuluki bangunan terbengkalai ini dengan sebutan kota mati Tommy Soeharto.
Banyaknya pohon beringin yang tumbuh membuat suasana perumahan ini semakin mencekam.
Tapi ternyata bukan cuma jadi incaran para pengejar hantu, kota mati Tommy Soeharto ini ternyata dianggap cukup menarik bagi warga untuk selfie-selfie foto prewedding dan bahkan sempat menjadi tempat latihan tempur pasukan TNI
5. Kota mati di Kabupaten Karo
Di Sumatera Utara ada desa Simacem di Kecamatan namanteran Kabupaten Karo yang berjarak sekitar 3 km dari Gunung Sinabung, sebuah gunung api aktif yang berada di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.
Desa ini pernah terbakar hingga wilayahnya rata dengan tanah setelah diterjang awan panas dengan jarak luncur mencapai 4,5 KM di tahun 2015 lalu.
Baca Juga: 6 Kota Paling Tua di Indonesia, Warisan Peradaban Nusantara
Desa ini dulunya adalah salah satu sentra penghasil sayur-mayur karena memiliki lahan garapan yang sangat subur. Namun kini hanya tinggal kenangan bagi warganya.
Saat ini kampung mati ini masuk kawasan zona merah. Sebanyak 445 jiwa penduduk desanya terpaksa harus angkat kaki meninggalkan desa mereka karena ditetapkan oleh pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi sebagai areal zona terlarang.
Alhasil Desa simacem ini benar-benar menjadi desa mati karena tak ada warga apalagi aktivitas pertanian.
Demikian 5 kota mati di Indonesia, yang dulunya ramai kini sepi dan horor ditinggal penduduknya!