AYOJAKARTA.COM - Sedikitnya terdapat tiga perguruan tinggi negeri atau PTN yang menyediakan jalur golden ticket bagi siswa yang memiliki prestasi luar biasa dalam bidang akademik dan non akademik.
Jalur ini menjadi salah satu alternatif bagi siswa yang ingin masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tanpa harus mengikuti tes.
3 PTN tersebut adalah Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Baca Juga: Daftar Universitas Katolik Terbaik di Indonesia, Pilihan Bila Gagal di SNPMB 2024
Golden Ticket Unair
Bagi siswa yang ingin mendaftar jalur golden ticket di Unair, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta.
Calon peserta Golden Ticket diwajibkan merupakan siswa SMA yang memenuhi kriteria dalam Seleksi Nasional Bersama Perguruan Tinggi (SNBP).
Selain itu, para peserta harus memilih program studi yang tersedia di UNAIR sebagai pilihan utama dalam SNBP.
Peserta Golden Ticket harus mampu menunjukkan prestasi luar biasa, baik secara akademik maupun non-akademik. Prestasi dalam bidang organisasi, seperti menjadi ketua OSIS, dan para penghafal kitab suci agama yang diakui di Indonesia, juga diakui dalam seleksi Golden Ticket.
Untuk bergabung dalam seleksi golden ticket, pendaftar wajib mengikuti Airlangga Education Expo (AEE).
Sebagai informasi tambahan, pada tahun 2022, jumlah pendaftar Golden Ticket mencapai 500 peserta. Dengan mekanisme seleksi yang ketat, sebanyak 71 siswa berhasil meraih Golden Ticket dan diterima di Unair tanpa perlu mengikuti SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri.
Golden Ticket di ITS
Sementara di ITS, prodi yang membuka jalur golden ticket adalah Departemen Desain Produk Industri (Despro), Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD).
Sama halnya dengan di Unair, calon mahasiswa yang ingin mengikuti jalur golden ticket di Despro harus memenuhi sejumlah syarat.
Persyaratan untuk mengikuti seleksi Golden Ticket Despro ITS mencakup pemenuhan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), pengiriman copy rapor semester 1 sampai 5, serta melampirkan bukti prestasi akademik dan non-akademik.
Selain itu, peserta diwajibkan menyertakan bukti prestasi luar biasa yang relevan dengan bidang desain.
Calon peserta Golden Ticket harus menyusun uraian diri dan alasan memilih Departemen Despro ITS secara tertulis tangan.
Mereka juga diharuskan menyerahkan surat pernyataan keaslian prestasi dan dokumen lain yang telah mendapat persetujuan kepala sekolah.
Baca Juga: IPB University Berikan Golden Ticket Kepada 15 Ketua OSIS se-Indonesia
Keterangan tidak buta warna adalah salah satu syarat khusus selama proses daftar ulang dan pemeriksaan kesehatan. Pemilihan Departemen Despro ITS sebagai pilihan pertama pada jalur pendaftaran SNBP dan SKMP juga menjadi bagian dari persyaratan peserta.
Adapun, terdapat tiga jenis prestasi luar biasa yang dapat diajukan pada jalur Golden Ticket ini.
Pertama, peserta dapat mendaftarkan prestasi nasional atau internasional di bidang desain yang diakui oleh institusi terkemuka.
Kedua, mereka yang memiliki prestasi sebagai content creator atau influencer di media sosial.
Ketiga, peserta dengan prestasi sebagai entrepreneur, terutama di bidang desain atau bisnis kreatif, dapat membuktikan kredibilitasnya melalui profil usaha dan omzet yang dihasilkan.
Baca Juga: 5 PTN yang Buka Jalur Masuk Ketua OSIS, Auto Dapat 'Golden Ticket' dari Kampus Ternama!
Despro ITS tidak menetapkan batasan khusus terkait jumlah omzet atau jenis konten bagi peserta yang mendaftar dengan prestasi sebagai influencer atau entrepreneur.
Golden Ticket di IPB
Sedangkan di Institut Pertanian Bogor (IPB University), jalur golden ticket diberikan kepada siswa yang pernah menjabat sebagai ketua OSIS.
Itupun tidak langsung mendapatkan golden ticket, tapi siswa yang pernah menjadi ketua OSIS itu "diadu" kemampuannya dalam ajang IPB OSIS Fest seperti yang dilakukan di masa penerimaan mahasiswa baru 2022-2023.
Pada IPB OSIS Fest 2023, partisipan pemburu golden ticket diikuti oleh 50 ketua OSIS SMA terbaik dari seluruh Indonesia. Mereka terpilih melalui seleksi ketat berdasarkan penilaian esai dan presentasi.
Dari ajang tersebut akhirnya terpilih 15 siswa yang berhak mendapatkan golden ticket alias lolos tanpa tes di IPB.
Ajang IPB OSIS Fest diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di bidang pertanian dan biosains.
Baca Juga: Catat! Daftar Jurusan Kuliah dengan Syarat Tidak Boleh Buta Warna, Ada Prodi Psikologi hingga Teknik
Baca Juga: 20 Jurusan Kuliah yang Punya Prospek Kerja Menjanjikan di Masa Depan, Ada Incaranmu?
Peluang emas melalui jalur golden ticket ini diharapkan memberikan alternatif yang menarik bagi calon mahasiswa yang memiliki potensi dan prestasi luar biasa di berbagai bidang.