AYOJAKARTA.COM - Presiden Soekarno merupakan tokoh yang terlibat dalam proses pembangunan Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
Proses pembangunan GBK berlangsung dari tahun 1960 hingga 1962, dengan tujuan untuk menyelenggarakan Asian Games ke-IV pada tahun 1962.
Pada waktu itu, Indonesia dipilih sebagai tuan rumah Asian Games tersebut.
Baca Juga: Bentrok dengan Konser Coldplay, Inilah Daftar Stadion Pengganti GBK untuk Piala Dunia U-17
Dalam waktu hanya dua tahun, Indonesia berhasil membangun GBK dan sukses menggelar Asian Games.
Keberhasilan ini menarik perhatian dunia internasional terhadap Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games tahun 1962.
Tidak hanya itu, banyak yang memberikan apresiasi kepada Soekarno karena mampu membangun stadion GBK dalam waktu yang singkat.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Sosok Perempuan Fatmawati Soekarno, Si Penjahit Bendera Merah Putih
Selain itu, ada beberapa fakta menarik terkait pembangunan GBK, seperti yang dilansir oleh Ayojakarta.com dari kanal YouTube MAQ:
1. GBK Masuk dalam 10 Besar Stadion Terbesar di Dunia
Stadion GBK memasuki daftar 10 besar stadion terbesar di dunia. Kapasitas awalnya dapat menampung 110.000 penonton, meskipun setelah renovasi tahun 2006-2007, kapasitasnya menjadi 88.300 penonton.
Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Buya Hamka Dipenjarakan oleh Soekarno
2. Dana Pembangunan yang Besar
Pembangunan GBK memerlukan dana yang sangat besar, sekitar 12,5 juta USD pada saat itu.
3. Atap Stadion yang Unik
Desain atap stadion ini tidak lazim pada masanya. Soekarno bersikeras membuat atap stadion yang melingkupi seluruh stadion, yang pada saat itu merupakan desain pertama di dunia.
Baca Juga: Sinopsis dan Link Nonton Film Soekarno yang Tayang di Trans 7 Hari Ini
4. Protes karena Biaya yang Tinggi
Biaya pembangunan GBK sangat tinggi dan mendapat protes dari sebagian masyarakat Indonesia serta beberapa pihak yang menganggapnya pemborosan.
5. Melibatkan Banyak Negara
Karena proyek ini sangat besar, Indonesia melibatkan tenaga ahli dari enam negara dan 40 sarjana teknik Indonesia dalam proses pembangunan stadion ini.
Baca Juga: Inilah Isi Teks Proklamasi Tulisan Tangan Soekarno
GBK dibangun oleh Presiden Soekarno bukan hanya untuk Asian Games, tetapi juga sebagai simbol persatuan bangsa Indonesia.