Khazanah

Benarkah Merayakan Maulid akan Mendapatkan Syafaat Nabi? Simak Penjelasannya di Sini

Oleh: Nisrina Harum Lestari Jumat 08 Sep 2023, 13:03 WIB
Ilustrasi Maulid Nabi Muhammad SAW.

AYOJAKARTA.COM – Sebentar lagi umat muslim di Indonesia akan menyambut salah satu hari penting dalam Islam, yakni Maulid Nabi Muhammad SAW.

Seperti yang diketahui, Maulid Nabi Muhammad SAW akan jatuh pada 28 September 2023 mendatang.

Menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak orang yang penasaran apakah merayakannya akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah?

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Yufid.TV - Pengajian & Ceramah Islam pada Jumat, 8 September 2023, terdapat sebuah hadis yang sering dijadikan dalil pendukung maulid yang artinya sebagai berikut:

Baca Juga: Alasan Atta Halilintar Kesal! Ternyata Mama Nur Terlambat Ngajak Pindah Lapak Streaming-nya di Shopee Live

“Siapa yang mengagungkan hari kelahiranku niscaya aku akan memberi syafaat kepadanya kelak pada hari kiamat. Dan siapa yang mendermakan satu dirham untuk menghormati kelahiranku maka seakan-akan dia telah mendermakan satu gunung emas di dalam perjuangan fi sabilillah”.

Mengenai hadist tersebut, ada sebagian ulama menyampaikan bahwa hadits tersebut adalah palsu.

Syaikh Abdullah Al Jibrin pernah memberikan penjelasan mengenai hadist tersebut.

“Hadist ini tidak shahih, tidak pernah diriwayatkan para penulis kitab shahih atau penulis kitab sunan. Hadist ini dusta,” kata Syaikh Abdullah Al Jibrin.

Baca Juga: 4 Amalan di Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rugi Kalau Ditinggalkan!

Agar mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW, Abu Hurairah pernah bertanya kepada Rasulullah.

“Ya Rasulullah, siapakah orang yang berbahagia karena mendapatkan syafaat anda di hari kiamat?” tanya Abu Hurairah.

Nabi Muhammad SAW pun memberikan jawaban yang artinya sebagai berikut:

“Wahai Abu Hurairah, sudah saya duga tidak ada seorangpun yang bertanya kepadaku tentang masalah ini sebelum-mu. Karena saya tahu, kamu sangat semangat untuk mendapatkan hadist,” jawab Rasulullah.

Baca Juga: Jadi Tujuan Wisata Halal, Inilah Tradisi Unik Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Sejumlah Wilayah Nusantara

Lalu Rasulullah bersabda sebagai berikut:

“Orang yang berbahagia karena mendapatkan syafaatku adalah orang yang mengikrarkan laa ilaaha illallah ikhlas dari dalam dirinya,” (HR Bukhari dan yang lainnya).

Makna ‘mengikrarkan laa ilaaha illallah ikhlas dari dalam hatinya’ adalah mentauhidkan Allah.

Kemudian, Nabi Muhammad SAW pun memuji Abu Hurairah dengan pertanyaan ini dan menyebut itu bagian dari semangat Abu Hurairah dalam mendapatkan hadits.

Sehingga, Nabi Muhammad SAW akan memberikan jawaban terbaik untuk pertanyaan tersebut.

Baca Juga: Contoh Teks Pidato Singkat Bertema tentang Nabi Muhammad, Cocok untuk Acara Maulid Nabi!

Akan tetapi, Nabi tidak menjawab pertanyaan tersebut dengan pernyataan seperti ini:

“Orang yang berbahagia karena mendapatkan syafaatku adalah mereka yang memperingati hari kelahiranku”.

Justru, Rasulullah memberikan jawaban sebagai berikut:

“Orang yang berbahagia karena mendapatkan syafaatku adalah orang yang mengikrarkan laa ilaaha illallah, ikhlas dari dalam dirinya”.

Maka, dapat dipahami bahwa orang yang akan mendapatkan syafaat Rasulullah adalah mereka yang mentauhidkan Allah dan bukan mereka yang merayakan peringatan maulid nabi.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Tedi Rukmana