Khazanah

Ini Cara Berhenti Judi Online Menurut Islam, Yuk Simak!

Oleh: Nuriyah Nofasari Selasa 29 Agu 2023, 07:46 WIB
Ini Cara Berhenti Judi Online Menurut Islam, Yuk Simak!

AYOJAKARTA.COM - Praktik perjudian merupakan penyakit sosial yang merugikan masyarakat. Tingginya dampak negatif dari perjudian telah mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan fatwa yang menyatakan perjudian sebagai haram.

Dalam ajaran Islam, berhenti dari perjudian sangat dianjurkan, baik itu perjudian konvensional maupun online.

Menurut Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Abdul Muiz Ali, perjudian dalam segala bentuknya, baik online maupun offline, dianggap haram.

Baca Juga: Cara Efektif Hentikan Kecanduan Judi Slot Online, Dijamin Bebas Utang

Contoh-contoh perjudian termasuk pembelian nomor lotre atau bermain mesin judi dengan harapan keberuntungan dari prediksi pemain.

Keharaman perjudian didasarkan pada ayat dalam Al-Qur'an, yaitu surah Al Maidah ayat 90, yang secara jelas menyatakan bahwa perjudian adalah tindakan yang termasuk dalam perbuatan setan.

Oleh karena itu, umat Islam dihimbau untuk menjauhi praktik perjudian agar bisa mendapatkan keberkahan.

Baca Juga: Hati-Hati! 5 Dampak Negatif Jika Kecanduan Bermain Judi Online, Wajib Dihindari Sekarang Juga

Pentingnya ditekankan bahwa keharaman perjudian tidak bergantung pada seberapa sering atau intens pelaku berjudi; perjudian tetap haram dalam Islam. Selain itu, uang atau keuntungan yang diperoleh dari perjudian juga dianggap haram.

Dalam Islam, ada jalan keluar untuk penjudi yang ingin berhenti dan kembali kepada jalan yang benar dalam mencari nafkah yang halal.

Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, dampak buruk dari perjudian dapat menjadi nyata, seperti dalam kasus bunuh diri yang terkait dengan utang perjudian online.

Seorang ustad muda, Ustad Dennis Lim, telah berbagi tips tentang cara berhenti dari kecanduan judi melalui platform TikTok-nya.

Baca Juga: Cara Ampuh Berhenti dari Kecanduan Judi Online, Jangan Sampai Terlewat Satupun Ya!

Menurutnya, penjudi harus memiliki tekad kuat untuk berhenti sebelum mendapatkan teguran langsung dari Allah SWT. Selain itu, jika seseorang menghadapi kesulitan ekonomi, ia harus yakin bahwa Allah akan memberikan rezeki dari arah yang tak terduga.

Ustad Dennis juga memberikan peringatan tentang ketiadaan berkah dalam harta yang diperoleh melalui praktik perjudian. Meskipun perjudian bisa menghasilkan kekayaan, namun hal tersebut bertentangan dengan perintah Allah Swt.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Hengky Sulaksono