AYOJAKARTA.COM - Menggosip atau ghibah sudah menjadi salah satu kebiasaan masyarakat yang sulit dihilangkan.
Menggosip atau ghibah di zaman sekarang tak hanya dilakukan secara lisan, tetapi juga bisa melalui ketikan di media sosial.
Menggosip adalah kegiatan membicarakan aib atau keburukan orang lain.
Mirisnya, sebagian besar orang menganggap bahwa menggosip adalah kegiatan yang mengasyikkan.
Baca Juga: Simpang Siur, Apple iPhone 16 Siap Rilis di Indonesia Maret 2025? Begini...
Padahal, kita tahu bahwa menggosip sama halnya dengan memakan daging saudara sendiri.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam firman Allah SWT tentang perbuatan menggosip.
أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ
Artinya: "Adakah seorang di antara kalian yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kalian merasa jijik padanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Hujurat: 12).
Baca Juga: Geger! Benarkan Seleksi CPNS 2025 Batal? Simak Penjelasan dari MenpanRB
Lantas, bagaimana jika menggosip atau ghibah ini dilakukan saat sedang puasa?
Apakah menggosip bisa membuat puasa kita batal?
Perlu diketahui bahwa puasa tak hanya sekadar menahan rasa lapar dan haus.
Umat muslim yang berpuasa juga harus menahan hawa nafsu dari perilaku-perilaku tidak terpuji, salah satunya bergosip.
Pakar Fiqih dari India, Syekh Zainuddin Ahmad bin Abdul Aziz Al-Malibari (wafat 987 H/1579 H) menyebutkan bahwa bahwa menggosip dapat menghilangkan pahala berpuasa, sebagaimana dilansir ayojakarta.com dari laman communication.uii.ac.id.
Dengan menggosip, orang yang berpuasa hanya akan mendapatkan rasa lapar, haus, dan dosa.
لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الْأَكْلِ وَالْشُّرْبِ فَقَطْ؛ الصِّيَامُ مِنَ الْلَّغْوِ وَالْرَّفَثِ. رواه الحاكم
Artinya: "“Puasa itu tidak hanya dari makan dan minum. Tapi puasa itu juga dari perkataan kotor (termasuk menggosip) dan perkataan mesum.” (HR Al-Hakim).
Jadi, dapat disimpulkan bahwa menggosip saat puasa memang tidak membatalkan puasa, tetapi dapat menghilangkan pahala berpuasa.***