AYOJAKARTA.COM - Mengucapkan selamat ulang tahun kepada seseorang bisa menjadi makruh jika dilakukan hanya untuk melakukan tindakan hal ini, Ustaz Adi Hidayat ingakan hal ini.
Memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada keluarga, teman bahkan kerabat menjadi hal yang biasa di Indonesia.
Namun bagaimana pandangan Islam atas tindakan tersebut?
Baca Juga: Viral Kaleng Wafer Nyangkut di Kepala Balita, Damkar Kota Tasikmalaya Sigap Bantu Lepaskan
Dikutip ayojakarta.com dari suara.com pada Senin 31 Juli 2023, melalui YouTube pribadinya Ustaz Adi Hidayat ingatkan soal tindakan mengucapkan selamat ulang tahun.
Dalam pandangan Islam mengucapkan selamat ulang tahun boleh dilakukan jika hal tersebut dapat memotivasi dan meningkatkan kebaikan.
"Kalau disebutkan sebagai motivasi untuk meningkatkan kebaikan itu boleh, sah," ungkapnya.
Lebih lanjut lelaki kelahiran 1984 ini menjelaskan bahwa hukum mengucapkan selamat ulang tahun bisa menjadi makruh jika hanya sekedar sanjungan, pesta bahkan tak ada manfaatnya.
"Tapi kalau untuk sekadar sanjungan, pesta, dan enggak ada manfaatnya, hukumnya makruh, dosa sih enggak, cuman enggak disukai," pungkasnya.
Lantas Ustadz Adi Hidayat pun menjelaskan kegiatan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW ketika hari lahirnya tiba.
Rasulullah SAW diketahui melakukan puasa untuk mensyukuri hari kelahirannya.
"Jadi Nabi mensyukuri kelahirannya dengan meningkatkan ibadah, salah satunya dengan puasa," imbuhnya.
Baca Juga: Yuk Intip! Harta Kekayaan 3 Bakal Capres: Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo
Ustadz Adi Hidayat pun mengingatkan agar penjelasannya ini tidak dicatat untuk membenarkan tindakan ulang tahun.
"Tapi jangan dicatat saya membenarkan ulang tahun ya, bukan," jelasnya.***