Khazanah

Bacaan Niat Puasa Sunnah Tasu'a dan Asyura di Bulan Muharram, Bisa Hapus Dosa Satu Tahun

Oleh: Karseno AJ Kamis 27 Jul 2023, 13:03 WIB
Ilustrasi puasa Sunnah Tasu'a dan Asyura di Bulan Muharram

AYOJAKARTA.COM - Salah satu puasa yang dianjurkan di bulan Muharram ialah Puasa Sunnah Tasua dan Asyura. 

Lantas seperti apakah bacaan niat puasa sunnah Tasua dan Asyura? 

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang memiliki keutamaan.

Selain sebagai penanda awal pergantian tahun, pada setiap bulan Muharram umat muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah.

Salah satu ibadah yang bisa dilakukan seluruh umat muslim ketika datang bulan Muharram adalah puasa sunnah.

Baca Juga: Profil Lengkap Cinta Mega, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP yang Dipecat Buntut Main Slot saat Rapat

Adapun ibadah puasa yang bisa dilakukan umat muslim bukan saja puasa Sunnah di hari Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh.

Namun dalam setiap bulan Muharram, umat muslim juga disarankan untuk menjalankan puasa sunnah Tasu'a dan puasa sunnah Asyura.

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, dengan berpuasa sunnah Tasu'a dan Asyura maka dosa seseorang selama satu tahun akan dihapus.

Puasa Tasu'a adalah puasa sunnah yang dikerjakan setiap tanggal 9 Muharram, sementara puasa Asyura dikerjakan pada setiap tanggal 10 Muharram.

Baca Juga: Megawati Beri Peringatan Keras Bagi yang Suka Membully Dirinya: Ada Masanya Saya Balas!

Untuk tahun 1445 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 2023 Masehi, puasa sunnah Tasu'a jatuh pada tanggal 27 Juli 2023.

Sedangkan puasa Asyura yang dilakukan setiap tanggal 10 Muharram akan jatuh pada hari Jumat, tanggal 28 Juli 2023.

Sebagaimana ibadah-ibadah lainnya di dalam Islam, sebelum mengerjakan suatu perkara harus didahului dengan niat yang tulus.

Sebelum mengerjakan puasa Tasu'a, pada malam harinya perlu membaca niat berikut: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatit Tasu’a lillahi ta’ala.

Sedangkan niat Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatil Asyura lillahi ta’ala, dibaca sebagai niat untuk melakukan ibadah puasa sunnah Asyura pada malam harinya.

Baca Juga: Soal Isu Hacker Jual Data Nasabah Kartu Kredit, BCA: Dipastikan Data yang Beredar Berbeda

Jika umat Islam lupa untuk melafadkan niat puasa pada malam hari, pembacaan niatnya bisa dilakukan pada pagi hari dengan melafadz niat berikut.

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnatit Tasu’a lillahi ta’ala, aku berniat puasa sunnah Tasu'a pada hari ini karena Allah SWT.

Apabila umat muslim lupa melafadz niat puasa Asyura pada malam hari, hal yang sama juga diberlakukan untuk puasa Asyura dengan membaca niat berikut.

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Asyura lillahi ta’ala, aku berniat puasa sunnah Asyura pada hari ini karena Allah SWT.

Baca Juga: Contoh Proposal Lomba 17 Agustus Tingkat RT yang Baik dan Benar, Lengkap dengan Rencana Anggaran Biaya

Pembacaan niat puasa pada pagi hari di tanggal 9 dan 10 Muharram dilakukan dalam kondisi perut yang belum terisi makanan atau minuman.

Sebagaimana layaknya puasa wajib di bulan Ramadhan, puasa sunnah baik Tasu’a dan Asyura dimulai sejak sebelum Subuh hingga waktu Maghrib.

Setelah waktu berbuka tiba, umat muslim yang berpuasa perlu melafadzkan doa berbuka puasa sebagaimana biasa dilakukan ketika Ramadhan.

Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Kamis, 27 Juli 2023 dari kanal YouTube instaqwa – insan bertaqwa. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Jinan Vania Barizky