Khazanah

Apa Makna Wukuf di Padang Arafah dalam Pelaksanaan Ibadah Haji? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!

Oleh: Linda Wati Selasa 27 Jun 2023, 17:23 WIB
Ilustrasi jemaah haji wukuf di Arafah

AYOJAKARTA.COM - Hari ini seluruh jemaah haji yang berada di Mekkah sedang menjalani wukuf di Padang Arafah.

Wukuh di Padang Arafah dilaksanakan pada 9 Dzulhijah yang sesuai dengan keputusan Pemerintah Arab Saudi jatuh pada Selasa 27 Juni 2023.

Wukuf di Padang Arafah dilaksanakan saat menjelang waktu zuhur dan selesai saat waktu magrib.

Lalu apa makna dari wukuf di Arafah dalam menjalankan ibadah haji?

Baca Juga: Besok Cuti Bersama Idul Adha 2023, Beberapa Rumah Sakit Umumkan Libur Pelayanan Rawat Jalan, Mana Saja?

Wukuf dalam Bahasa Arab artinya berhenti karena dalam pelaksanaannya seluruh jemaah haji akan berhenti dari segala aktivitas dan berkumpul di Padang Arafah sambil memperbanyak memanjatkan doa.

Wukuf di Arafah merupakan salah satu rukun haji yang wajib dilaksanakan oleh jemaah haji.

Sebab Wukuf merupakan puncak dari ibadah haji yang tidak boleh dilewatkan.

Ada ketentuan yang wajib diketahui bagi para jemaah haji, bahwa bagi jemaah yang tidak melakukan wukuf apapun alasannya maka artinya ia gagal berhaji.

Baca Juga: Tanggal Merah di Bulan Juli 2023 Berapa Hari? Cek Sisa Libur Nasional dan Cuti Bersama SKB 3 Menteri di Sini!

Jika jemaah yang sebelumnya belum pernah berhaji lalu tidak melakukan wukuf, maka ia berkewajiban mengulang haji di kesempatan yang datang.

Hal itu berarti hukum wukuf adalah wajib dilaksanakan oleh para jemaah haji.

Hal itu disampaikan juga oleh Ustaz Taufiqurrahman dalam YouTube tvOneNews yang dikutip ayojakarta.com, Selasa (27/6/2023).

Baca Juga: Puncak Haji Wukuf di Arafah 2023 Dimulai, Apa Makna dan Artinya?

“Jadi di saat kita ada di sana tapi tanggal 9 Dzulhijah tidak di Arafah maka tidak sah hajinya,” kata Ustaz Taufiqurrahman.

Setelah melakukan wukuf, jemaah haji berdiam diri di Arafah dan bebas melakukan kegiatatan apapun asal tidak melanggar aturan.

Disarankan begi jemaah haji untuk memperbanyak doa, terutama meminta ampun pada Allah SWT agar terhindar dari siksa api neraka.***

Reporter Linda Wati
Editor Fathul Amanah