Khazanah

PENTING! Lakukan 9 Amalan Sunnah Jelang Hari Raya Idul Adha 2023, Dijamin Banjir Pahala, Apa Saja?

Oleh: Dyah Arum Ratri Minggu 18 Jun 2023, 16:14 WIB
Ilustrasi Menggaungkan Takbir Idul Adha

AYOJAKARTA.COM--Salah satu peringatan Hari Raya dalam Islam yaitu Idul Adha atau kurban akan diperingati sebentar lagi oleh umat muslim.

Sama seperti hari istimewa lainnya dalam Islam, dalam Hari Raya Idul Adha juga banyak sekali amalan istimewa yang bisa dilakukan.

Pastinya amalan-amalan yang dapat dikerjakan sebelum datangnya Hari Raya Idul Adha ini sangat sayang jika dilewatkan begitu saja.

Lantas apa saja amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh umat muslim jelang Hari Raya Idul Adha?.

Baca Juga: Inilah Hikmah Kurban Idul Adha yang Tidak Banyak Orang Tahu

Dilansir AyoJakarta.com dari laman Suara.com pada Minggu, (18/6/23), berikut 9 amalan yang dapat dikerjakan jelang memperingati hari raya Idul Adha.

1. Mandi besar

Sunnah yang pertama jelang hari raya Idul Adha adalah melakukan mandi besar yang bertujuan untuk menyucikan diri.

“Dari Nafi’ beliau mengatakan bahwa Ibnu Umar Radhiyallahu Anhum mandi pada hari Idul Fitri sebelum berangkat ke lapangan” (HR. Malik dan asy-Syafi’I dan sanadnya shahih).

Baca Juga: TERLENGKAP! Berikut Rincian Daftar Harga Hewan Kurban 2023 Terbaru, Bisa Beli dari Sekarang

2. Tidak makan jelang salat idul adha

Jika pada Hari Raya Idul Fitri umat muslim disunnahkan makan dahulu, untuk hari raya Idul Adha umat muslim disunnahkan tidak makan apapun jelang salat.

Umat muslim baru bisa makan setelah selesai menjalankan salat idul adha, meski hal ini hukumnya sunnah tidak ada salahnya dikerjakan untuk menambah pahala.

3. Berangkat lebih awal

Saat hari H Idul Adha, usahakan bangun lebih pagi dan bersiap-siap lalu berangkat ke masjid untuk menjalani salat.

Jika masih ada waktu, isilah dengan melantunkan takbir dan dzikir sehingga umat muslim bisa meraup pahala sebanyak-banyaknya.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Kurban Kambing atau Sapi Mana yang Lebih Afdol? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad!

4. Jalan kaki ke tempat salat

Bagi yang rumahnya tidak terlalu jauh dengan masjid, bisa lakukan sunnah berjalan kaki menuju tempat salat idul adha.

Sunnah ini juga disarankan dalam hadist Riwayat Ibnu Majah.

“Rasulullah SAW biasa berangkat sholat ‘id dengan jalan kaki, begitu pula ketika pulang,” (HR. Ibnu Majah).

5. Gunakan pakaian terbaik

Sunnah menggunakan pakaian terbaik dalam konteks ini bukan harus baru, melainkan pakaian yang bersih, suci, dan layak untuk menghadap Allah di momen Idul Adha.

Sunnah ini juga disebutkan dalam hadist Riwayat Hakim.

“Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk memakai pakaian terbaik yang kami miliki di dua hari raya” (HR.Hakim).

Baca Juga: 4 Sunnah Saat Menyembelih Hewan Kurban di Hari Raya Idul Adha, Apa Saja?

6. Memakai wewangian

Mempersiapkan penampilan terbaik saat momen hari raya Idul Adha juga disunnahkan dalam Hadits Riwayat Hakim.

“Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk pakai pakaian terbaik yang kami miliki di dua hari raya dan pakai minyak wangi” (HR. Hakim).

7. Ajak wanita atau anak-anak ke tempat shalat

Tak hanya bagi kaum laki-laki, shalat Idul Adha yang hukumnya sunnah muakkad juga bisa dilakukan oleh wanita bahkan anak-anak.

Bagi kaum wanita yang sedang berhalangan, sebagai gantinya bisa ikut mendengarkan khutbah salat Idul Adha dari luar masjid.

8. Lewat jalan berbeda saat berangkat dan pulang

Sunnah ini memiliki tujuan mulia agar umat muslim bisa bertemu dengan orang yang semakin banyak.

Sehingga akan lebih banyak silaturahmi yang dilakukan juga mengetahui kondisi sekitar.

“Nabi Shallallahu alaihi wa sallam ketika sholat ‘ied beliau lewat jalan yang beda saat berangkat dan pulang.” (HR. Al Bukhari).

Baca Juga: Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha 1444 H?

9. Kumandangkan takbir

Sunnah yang tidak boleh dilewatkan berikutnya adalah senantiasa mengumandangkan takbir yang dapat dimulai sejak masuk waktu maghrib hari sebelumnya serta berakhir di hari tasyrik (13 Dzulhijjah).

Takbir ini dikumandangkan sebagai ajakan untuk menyebut kebesaran Allah SWT.*** 

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Kiki Dian Sunarwati