Khazanah

Organisasi Islam Muhammadiyah Usulkan hal ini ke Pemerintah Jika Terdapat Perbedaan Waktu Idul Adha 1444 H

Oleh: Karseno AJ Selasa 13 Jun 2023, 14:51 WIB
Muhammadiyah Usulkan hal ini ke Pemerintah

AYOJAKARTA.COM -- Sebelum menentukan tanggal perayaan hari raya Idul Adha, Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menyelenggarakan sidang isbat.

Biasanya sidang isbat akan dilakukan di akhir bulan Zulkaidah sebelum menetapkan tanggal 10 Zulhijjah sebagai hari raya Idul Adha.

Mengacu pada kebiasaan tersebut, maka pada 18 Juni 2023 mendatang Pemerintah akan melakukan sidang penentu hari raya Idul Adha.

Baca Juga: Resep Sate Godog Sapi Menu Unik untuk Hari Raya Idul Adha, Cara Masaknya Praktis Tapi Rasanya Seenak Itu!

Pernyataan terkait dengan jadwal sidang isbat dijelaskan oleh Syariah Adib selaku Direktur urusan Agama Islam dan Pembinaan Kemenag RI.

Sebelum sidang dilakukan, Kemenag juga menggelar Rukyatul Hilal yang tersebar di sebanyak 99 titik di Indonesia.

Hasil pantauan tersebut, selanjutnya akan dijadikan sebagai salah satu rujukan dalam sidang yang diselenggarakan Kemenag.

Direncanakan sidang isbat penentuan 1 Dzulhijjah dan penetapan hari Idul Adha 1444 H akan diselenggarakan di Jakarta.

Adapun lokasi yang dipilih adalah di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama, Jalan M.H. Thamrin Nomor 6, Jakarta.

Baca Juga: Bukan THR, PNS TNI dan Polri Akan Dapatkan Nominal Ini Jelang Idul Adha! Apakah Itu? Benar Gaji ke-13?

Terkait dengan adanya perbedaan waktu pelaksanaan Idul Adha, antara Organisasi Islam Muhammadiyah dengan Pemerintah kemungkinan berbeda.

Adanya perbedaan waktu pelaksanaan tersebut dikarenakan adanya tolok ukur derajat bulan visibilitas yang dipakai oleh Pemerintah dan Muhammadiyah.

Sehubungan dengan adanya kemungkinan perbedaan, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau Lapan, Thomas Djalaludin memberi penjelasan.

Menurut Thomas berdasarkan hisab Imkan Rukyat MABIMS, 1 Dzulhijjah 1444 akan jatuh pada 20 Juni 2023.

Sedangkan kriteria minimum imkanur rukyat atau visibilitas bulan yang dijadikan tolok ukur oleh pemerintah yakni 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Dengan mengacu pada hal tersebut, kemungkinan besar pemerintah akan menetapkan hari raya Idul Adha pada Kamis, 29 Juni 2023.

Namun, demikian, hal tersebut juga masih merupakan perkiraan sehingga masih perlu menunggu hasil sidang yang diagendakan pemerintah.

Sedangkan Organisasi Muhammadiyah melalui maklumat yang dikeluarkan Pimpinan Pusat telah menetapkan waktu pelaksanaan Idul Adha.

Baca Juga: 8 Rekomendasi OOTD Lebaran Idul Adha 2023 yang Simpel Tapi Kece, Bisa Buat Kondangan Juga Lho!

Berdasar maklumat Nomor 1/MLM/I.0/E/2023 tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal dan Dzulhijah telah dilakukan penetapan.

Hasilnya, 10 Dzulhijjah 1444 H atau hari raya Idul Adha akan jatuh pada hari Rabu, tanggal 28 Juni 2023.

Adapun keputusan yang telah dimaklumatkan Organisasi Muhammadiyah ini didasarkan pada kriteria hisab Hakiki Wujudul Hilal.

Sehubungan dengan adanya kemungkinan perbedaan tersebut, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengusulkan agar libur Idul Adha ditambah sehari.

Hal tersebut disampaikan saat acara pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Surakarta Periode 2022 – 2027 di Wisma Batari, Surakarta.

Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Selasa, 13 Juni 2023 dari kanal Youtube Lampahing Ati.***(Karseno AJ)

Reporter Karseno AJ
Editor Wahyu Vitaarum