Khazanah

32 Biksu Thudong dari Thailand: Apa Arti Thudong dan Apa Perbedaan Biksu, Bhikku, dan Bhante?

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Sabtu 03 Jun 2023, 12:39 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Waisak yang ditetapkan oleh pemerintah pada 4 Juni 2023, 32 biksu dari Thailand juga melakukan perjalanan spiritual yakni menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa tengah.

AYOJAKARTA.COM — Dalam rangka memperingati Hari Waisak yang ditetapkan oleh pemerintah pada 4 Juni 2023, 32 biksu dari Thailand juga melakukan perjalanan spiritual yakni menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa tengah.

Ternyata, ada perbedaan penyebutan biksu atau rohaniawan dalam aliran agama Buddha.

Baik biksu, bhikku, dan bhante, istilah tersebut ada dalam aliran agama Buddha.

Sementara untuk perjalanan spiritual yang dilakukan 32 biksu itu disebut dengan istilah thudong.

Baca Juga: 4 Juni 2023 Memperingati Hari Apa? Ternyata Disambut oleh Biksu yang Jalan Kaki Ribuan Kilometer Loh

Perjalanan spiritual ini dilakukan dengan berjalan kaki oleh puluhan biksu.

Tradisi thudong ini sudah ratusan tahun lalu dilakukan oleh para biksu.

Umumnya perjalanan ini dilakukan sejauh puluhan ribu kilometer.

Diketahui sejak 23 Maret 2023 lalu, para biksu melakukan perjalanan spiritual mulai dari Nakhon Si Thammarat, Thailand.

Baca Juga: Tiba di Candi Borobudur Kamis Sore, Biksu Asal Indonesia Peserta Thudong Ungkap Fakta Ini pada Dunia

Saat melakukan perjalanan spiritual, para biksu akan beristirahat di rumah-rumah ibadah.

Biksu dari beberapa negara nantinya akan berkumpul di Candi Borobudur untuk merayakan Hari Waisak.

Melansir Suara.com, biksu merupakan sebutan untuk rohaniawan Buddha dengan mazhab Mahayana.

Mazhab Mahayana ini berkembang di Tiongkok, Jepang, Korea, dan Vietnam.

Baca Juga: 32 Biksu Thudong Sampai di Candi Borobudur, Diwarnai Tangis Bahagia Usai Berjalan Kaki 2 Bulan

Bhikku merupakan sebutan bagi rohaniawan Buddha dari "mazhab" yang berbeda yaitu Theravada.

Untuk Theravada ini berkembang di Thailand, Sri Lanka, Myanmar, Kamboja, dan Vietnam.

Meski begitu, biksu maupun bhikku sama-sama bisa disebut dengan bhante.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Tedi Rukmana