AYOJAKARTA.COM – Pada bulan Syawal, seluruh umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah.
Umat muslim dianjurkan untuk menunaikan puasa sunnah di bulan Syawal dilakukan selama enam hari.
Lalu, bagaimana apabila seseorang ingin melaksanakan puasa sunnah di bulan Syawal tapi ingin juga membayar utang puasa Ramadan?
Salah satu pendakwah Indonesia, yakni Buya Yahya, menyampaikan agar sebaiknya umat muslim membayar utang puasa Ramadan terlebih dahulu.
Buya Yahya menganjurkan seseorang untuk membayar utang puasa Ramadan sebelum terlambat.
“Anda kalau punya utang puasa, anda pengen puasa Syawal kan? Maka sebaiknya kita mendahulukan bayar utang (puasa) daripada nanti terlambat,” kata Buya Yahya dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Bajang Taubat pada Minggu (30/4/2023).
Buya Yahya menganjurkan umat muslim untuk mendahulukan membayar utang puasa Ramadan.
Baca Juga: Selain MP3 Juice, Download Video YouTube Jadi Audio Bisa Pakai ssyoutube
Dijelaskan oleh Buya Yahya bahwasannya ada keutamaan apabila seseorang mengqadha puasa Ramadan saat bulan Syawal.
Ini karena, seseorang yang membayar utang puasa Ramadan juga akan mendapatkan pahala Syawal.
“Jadi dahulukan bayar utang (puasa). Allah kan maha kasih, anda bayar utang pas di bulan Syawal, maka anda dapat pahala Syawal. Niatnya bayar utang saja kan enak, sudah kebayar utangnya,” jelasnya.
Baca Juga: Kasat Narkoba Polres Jaktim AKPB Buddy Diduga Bunuh Diri, Jasad Ditemukan di Rel Stasiun Jatinegara
Lebih jauh, Buya Yahya menuturkan bahwa apabila umat muslim membayar utang puasa Ramadan, maka ia juga akan mendapatkan sunnahnya.
“Jangan kebalik, kalau puasa sunnah saja hutangnya nggak kebayar. Saya jalankan sunnah Syawal, sah sunnahnya tapi hutangnya belum kebayar. Tapi kalau bayar hutang, sunnahnya dapat. Cukup saya mau mengqadha puasa Ramadan Ya Allah di bulan Syawal ini. Bagus, hutangnya kebayar, kemudian mendapatkan pahala sunnah,” tutupnya.***