Khazanah

Puasa Syawal atau Qadha Dulu ya? Ustaz Abdul Somad Sebut Kita dapat 3 Keutamaan, Jika Dahulukan ini

Oleh: Winna Anaziah Sabtu 22 Apr 2023, 06:40 WIB
Ustaz Abdul Somad

AYOJAKARTA.COM –- Ramadan telah berlalu, Umat Muslim pun menyambut kemenangan di hari yang fitri.

Namun selama puasa wajib di bulan Ramdan ada yang tidak bisa menjalani ibadah puasa karena keadaan tertentu.

Seperti haid atau sakit dan lain sebagainya, dimana hal itu membuat Umat Muslim tidak bisa puasa selama sebulan penuh.

Baca Juga: Tetap Dapat Pahala Meskipun Tak Mampu Melaksanakan Puasa Syawal, Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Mengingat mengganti puasa atau qadha puasa bulan Ramadan hukumnya wajib, maka harus menggantinya sesegera mungkin.

Disisi lain umat Islam juga dianjurkan untuk melaksanakan puasa di bulan Syawal, agar mendapat pahala yang berlipat.

Lantas puasa syawal atau qadha dulu yang harus didahulukan?

Jangan bingung, berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Ustadz Menjawab pada Senin, (17/4/2023).

Menurut Ustaz Abdul Somad, dahulukan dulu puasa qadha, kemudian dilanjutkan puasa syawal.

Baca Juga: Jika Hilal 1 Syawal Tidak Terlihat, Ustadz Abdul Somad Minta Umat Islam Lakukan Ini di Hari Jumat

“Yang kemarin punya hutang puasa 7 hari, nanti selesai Ramdan masuk bulan syawal, qadha dulu 7 hari, setelah qada tujuh hari baru puasa enam hari,” kata Ustaz Abdul Somad.

Akan tetapi jika tidak mampu, maka puasa qadha saja enam hari dibulan syawal.

Karena kita akan tetap mendapat pahala syawal, meski hanya berniat puasa qadha.

“Paling afdol tujuh ditambah enam, tapi kalau tidak bisa, puasa qadha saja enam hari di bulan syawal,” jelas Ustaz Abdul Somad.

“Siapa yang puasa qada enam hari di bulan syawal otomatis, dapat pahala sunat syawal, niatnya satu saya niat puasa qadha Lillahi Ta'ala,” lanjutnya.

Terlebih jika puasa kita bertepatan pada hari senin, maka akan mendapat 3 keutamaan.

Baca Juga: Kata Ustadz Abdul Somad Soal Hasil Hilal Lebaran 2023 yang Kemungkinan Tidak Terlihat Hari Ini

“Kebetulan besoknya hari senin dan bulan syawal, maka dapat 3, qadhanya lunas satu hari, dapat pahala puasa syawal, dapat puasa pahala senin,” ungkap Ustaz Abdul Somad.

Hal itu juga dijelaskan dalam Hadits Riwayat Muslim nomor 1164, yang berbunyi:

“Barang siapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh.”

Tidak hanya itu, HR Sunan Ibnu Majah juga menyebut:

“Seperti diceritakan dari Muhammad bin Ibrahim, Usamah bin Zaid terbiasa puasa di bulan-bulan suci. Rasulullah SAW kemudian berkata, ‘Puasalah di Bulan Syawal.” Lalu dia melaksanakan puasa tersebut hingga akhir hayat.”

Untuk itu Ustaz Abdul Somad menyarankan kita untuk melaksanakan puasa qadha di bulan syawal, agar hutang puasa lunas, dan mendapat pahala syawal.***(Winna Anaziah)

Reporter Winna Anaziah
Editor Wahyu Vitaarum