AYOJAKARTA.COM – Haid atau menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap wanita berupa keluarnya darah dari vagina.
Saat haid hormon perempuan akan mengalami perubahan, sehingga rambut akan mudah rontok.
Banyak sekali isu-isu yang beredar di kalangan perempuan mengenai rambut rontok, salah satunya adalah harus disucikan.
Baca Juga: Gampang Banget! Ternyata Ini 5 Cara Atasi iPhone yang Cepat Panas, Nomor 2 Penting
Masih banyak kaum perempuan yang mengira bahwa rambut yang rontok saat haid harus disucikan.
Lalu, bagaimana dengan penjelasan dari Buya Yahya mengenai rambut yang rontok saat haid harus disucikan?
Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan mengenai hukum menyucikan rambut yang rontok saat haid.
Buya Yahya menyampaikan bahwa saat salat, perempuan tidak membawa rambut yang rontok dan juga kuku yang telah dipotong.
Baca Juga: FIFA Beri Sanksi Administrasi sebagai Kartu Kuning untuk PSSI, Erick Thohir: Alhamdulillah
“Gimana seorang perempuan yang haid kemudian rambutnya rontok, apakah wajib dimandikan? Memotong kuku atau rambut yang rontok, apakah waktu kita salat nanti rambut yang rontok dan kuku yang dipotong dibawa salat atau tidak? Tidak," jelas Buya Yahya dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Dhany Bias pada Minggu (9/4/2023).
Setelah haid, perempuan pasti akan kembali menyucikan diri dengan melaksanakan mandi besar.
Disebutkan oleh Buya Yahya bahwa melaksanakan mandi besar bertujuan agar seseorang bisa kembali melaksanakan salat.
Ini karena, apabila mandi besar tidak dilaksanakan maka salat seseorang dianggap tidak sah.
Baca Juga: Pinjaman KUR BRI 2023 Sediakan Plafon Sampai Rp500 Juta, Berikut Jenis dan Persyaratannya
Buya Yahya juga mengingatkan agar tidak perlu memikirkan kuku yang digunting dan rambut yang rontok.
Kemudian, Buya Yahya mengatakan bahwasannya rambut yang rontok dan juga kuku yang digunting saat haid tidak perlu disucikan.
“Berarti rambut rontok sama kuku yang dipotong wajib disucikan atau tidak? Tidak. Karena tidak kita bawa dalam salat,” tutupnya.***