AYOJAKARTA.COM - Bulan Ramadan selalu menjadi bulan yang sangat dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia.
Selain sebagai bulan ibadah, bulan Ramadan juga dianggap sebagai bulan penuh berkah dan rahmat.
Sebagai umat muslim, dianjurkan untuk meningkatkan ibadah selama bulan Ramadan, salah satunya adalah dengan melaksanakan ibadah Tarawih.
Tarawih adalah ibadah sunnah yang dilakukan pada malam bulan Ramadan setelah salat Isya' dan sebelum salat Witir.
Baca Juga: Pro Kontra Video Viral Ustaz Lakukan Live Sambil Jadi Imam Salat Tarawih, MUI: Tak Masalah Asalkan…
Pelaksanaan Tarawih dilakukan dengan berjamaah, atau sendiri jika berhalangan.
Pelaksanaan Tarawih sangat dianjurkan karena memiliki banyak fadhilah dan keutamaan.
Salah satu malam Tarawih yang memiliki keutamaan dan fadhilah yang besar adalah malam ke-4.
Pada malam ke-4 Tarawih, umat muslim yang melaksanakan ibadah Tarawih akan mendapatkan keberkahan dan keutamaan yang luar biasa.
Baca Juga: Bingung Pilih Salat Tarawih 11 Rakaat Atau 23 Rakaat? Mana yang Lebih Afdol? Begini Penjelasannya
Salah satu keutamaan Tarawih malam ke-4 adalah bisa menghapus dosa.
Dilansir dari NU Online, secara umum, salat Tarawih yang dikerjakan secara ikhlas, maka bisa mendapatkan pengampunan dari Allah.
“Barang siapa melakukan salat (Tarawih) pada Ramadan dengan iman dan ikhlas (karena Allah ta’âlâ) maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘Alaih).
Dari hadis di atas, umat muslim bisa mengetahui bahwa Tarawih pada bulan Ramadan memiliki keutamaan dan fadhilah yang besar.
Baca Juga: Materi Ceramah Tarawih Ramadan Malam Ini, 4 Hikmah Syariat Puasa Wajib Sebulan Penuh
Dalam Tarawih malam ke-4, umat muslim bisa mendapatkan keutamaan dan fadhilah yang lebih besar lagi, yaitu bisa menghapus dosa dan menambah pahala ibadah.
Namun, perlu diingat bahwa pengampunan dosa ini tidak berarti umat muslim boleh sembarangan berbuat dosa.
Sebagai umat muslim yang beriman, harus senantiasa menjaga diri dan tidak melakukan dosa secara sengaja.
Dalam menjalankan ibadah Tarawih, umat muslim harus melakukannya dengan niat yang ikhlas dan penuh pengharapan akan ampunan Allah SWT.***