Khazanah

Bagaimana Hukum Flexing Ibadah, Makanan dan Harta di Bulan Ramadan, Pahala Puasa Bisa Berkurang?

Oleh: Winna Anaziah Jumat 24 Mar 2023, 11:08 WIB
Ilustrasi Hukum Flexing di Bulan Ramadan

AYOJAKARTA.COM - Saat ini istilah flexing sedang menjadi populer di media sosial.  

Pamer harta atau flexing sendiri merupakan suatu tindakan yang kerap dilakukan secara sengaja atau tidak sengaja untuk mendapat pengakuan dari orang lain.

Tak jarang di media sosial yang melakukan flexing harta, bahkan ada yang pamer ibadah dan makanan.

Baca Juga: Amalan dan Dzikir Hari Jumat untuk Pelengkap Amalan Puasa Ramadan

Lantas, bagaimana hukum flexing ibadah, harta, atau pamer makanan saat buka bersama di bulan Ramadan?

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube TVOneNews pada Jumat, (24/3/2023), penceramah Qotrunnada menjelaskan hukum flexing di bulan Ramadan.

Menurut pernyataan Qotrunnada kita oleh membagikan berbagai momen di media sosial, asal tidak berlebihan.

Baca Juga: Hukum Keluar Mani Tidak Sengaja di Siang Hari saat Puasa Ramadan

“Itu sih perkara yang mubah-mubah saja, boleh kalau memang punya kelebihan harta, kemudian ingin berbuka puasa di tempat yang nyaman, itu silahkan saja,” jelas Qotrunnada.

Akan tetapi Qotrunnada memperingatkan kita bahwa ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan haus saja.

Akan tetapi kewajiban kita berpuasa yakni untuk mengendalikan nafsu.

Baca Juga: Contoh Ceramah Bertema Ramadan yang Bisa Digunakan untuk Mengisi Khotbah Salat Jumat

“Cuman hari-hati, lagi-lagi dasar kita menjalankan ibadah puasa adalah bukan hanya kita berbuka puasa, bukan hanya tidak makan, dan tidak minum, tetapi, menahan hawa nafsu kita,” kata Qotrunnada.

Sehingga jika kita mampu membeli sesuatu, sementara ada orang lain yang tidak mampu kita harus bersyukur.

Karena media sosial saat ini bisa dijangkau oleh siapapun, dan kalangan manapun.

Baca Juga: Perbanyak Pahala di Bulan Ramadan dengan Bacaan Doa dan Dzikir Setelah Shalat Tarawih Berikut Ini

“Jadi ketika kita mampu melakukan hal yang mungkin bagi sebagian orang sulit kita lakukan, kita bersyukur,” tegas Qotrunnada.

Meskipun memposting sebuah momen diperbolehkan, namun harus dipertimbangkan.

“Kemudian hindari berlebih-lebihan,misalnya memposting, mungkin bagi kita gak masalah, itu harus dipertimbangkan,” jelas Qotrunnada.

Baca Juga: Meski Awal Ramadan Sama BRIN Sebut Idul Fitri 1444 Bakal Berbeda, Kok Bisa? Ini Dia Penyebabnya!

“Contohnya dengan kita menyampaikan ini loh makanan bukaan kita, sementara mungkin di luar sana ada yang dalam keterbatasan, itu menjadi pertimbangan,” lanjutnya.

Hal tersebut tidak akan mengurangi pahala puasa Ramadan, selama tidak ada niat untuk pamer harta.

“Lagi-lagi tidak masalah Insha Allah tidak mengurangi pahala puasa, selama niatnya baik,” pungkas Qotrunnada.***

Reporter Winna Anaziah
Editor Desi Kris