AYOJAKARTA.COM - Bulan Ramadan tinggal menghitung hari, umat muslim di dunia bersukacita menyambut bulan suci ini.
Tak terkecuali masyarakat Indonesia yang antusias jelan bulan suci Ramadan tahun ini.
Satu bulan penuh menjalani ibadah dengan segala macam kegiatan yang hanya ada dibulan Ramadan.
Baca Juga: Akui Cemburu dengan Video Klip Insan Biasa Lesti Kejora, Rizky Billar Ungkap Hal Ini!
Selain kesempatan memperbanyak amalan baik serta ibadah, masyarakat Indonesia khususnya memiliki beberapa tradisi saat bulan ramadan tiba.
Apa saja tradisi atau kegiatan tersebut?
Dikutip AyoJakarta.com dari laman instagram aplausmedia, berikut 8 kegiatan yang paling berkesan dan dirindukan di bulan Ramada.
1. Tradisi Bangunin Sahur
Kegiatan ini biasanya dilakukan rutin gerombolan anak-anak atau remaja aktif dalam kegiatan ramadan sekitaran komplek setempat.
Dengan perlengkapan seperti beduk dan pengeras suara, tak lupa teriakan “sahur…….sahur……!!!!.
2. Ngabuburit
Biasanya masyarakat Indonesia melakukan kegiatan ngabuburit dengan berburu kuliner. Tapi banyak pula yang tadarus atau berdzikir, alih-alih berburu takjil.
3. Sahur On The Road
Kegiatan ini biasanya dilakukan sekelompok warga yang membagikan makanan saat sahur tiba.
4. Buka Puasa Bersama
Buka bersama biasanya menjdi agenda rutin saat bulan ramadan. Biadanya dilakukan bersama keluarga, orang terdekat dan juga bisa dijadikan sebagai ajang reuni.
5. Pesantren Kilat
Kegiatan ini biasanya dilakukan bagi anak-anak yang masih sekolah, mulai dari SD, SMP, maupun SMA.
6. Buku Ramadan
Ditahun ini mungkin kegiatan mengisi buku harian ramadan sudah tidak ada lagi. Tapi dulu kegiatan ini memberikan kenangan yang berharga bagi anak sekolah.
Baca Juga: Menjadi Sorotan, Viral Potret Lesti Kejora Jadi Model Fashion Show!
7. Takbiran
Nah ini dia goal setelah sebulan penuh puasa, melakukan takbir keliling kampung satu kegiatan yang tak boleh dilewatkan.
8. Mudik
Mudik adalah satu kegiatan yang identik dengan masyarakat Indonesia. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan menjelang Indul Fitri.
Masyarakat rela bermacet-macetan demi bisa berkumpul bersama keluarga dihari yang spesial ini.***