Khazanah

Apa Saja Persiapan Sambut Ramadan 2023? Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri Beri Nasihat Ini, Dijamin Barokah!

Oleh: Christy Ayu Saputri Kamis 16 Mar 2023, 14:20 WIB
Ustaz Muhammad Nurul Dzikri

AYOJAKARTA.COM - Tinggal menghitung hari, bulan suci Ramadan akan tiba.

Semua umat Islam di seluruh dunia pastinya sangat menantikan hal ini.

Untuk menyambut bulan suci, segala persiapan dilakukan oleh umat Islam.

Lantas bagaimana cara umat Islam menyiapkan datangnya Ramadan agar menjadi rahmat bagi semua?

Disadur Ayojakarta.com dari YouTube Yufid TV pada Kamis (16/3/2023), Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri menerangkan bahwa ada yang harus dilakukan untuk mempersiapkan datangnya Ramadan.

Baca Juga: Penting! Pesan Ustaz Khalid Basalamah Jelang Bulan Ramadan: Jadikan Momentum untuk Lebih Baik

Salah satunya dengan pemanasan, pemanasan yang seperti apa?

Dalam ayat Alquran, Allah SWT menyebut bahwa ibadah sama dengan berlomba.

Fastabiqul khoirot yang artinya “Maka berlomba-lombalah kamu dalam mengerjakan kebajikan atau ibadah”. (Q.S Al-Baqarah:148).

Lalu jika ibadah sama dengan perlombaan, lantas bagaimana dengan musim ibadah yang dinamakan Ramadan?

Baca Juga: Hati-Hati! Ustaz Khalid Basalamah Sebut Setan akan Sugestikan Hal Negatif Sebelum Bulan Ramadan: Harus Dilawan

Di mana dalam Ramadan itu isinya adalah ibadah?

"Maka tidak heran sebagian orang mengatakan Ramadan itu ibarat olimpiadenya ahli takwa. Simple aja, ada tidak seorang atlet mengikuti olimpiade tanpa TC, tanpa pemanasan, tanpa stretching, tanpa warming up, lalu dia mendapatkan medali emas, nggak ada!," kata Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri.

Ustaz Muhammad Nurul Dzikri lalu membandingkan dengan sebuah perlombaan yang dilakukan oleh seorang atlet.

Baca Juga: Mbah Moen Ungkap Fakta Menarik Bulan Ramadan yang Memiliki Berkah Menuju Surga, Apa Saja?

Sebelum berlomba pasti atlet tersebut melakukan persiapan terlebih dahulu.

"Simpel aja ada tidak seorang atlet mengikuti olimpiade tanpa TC, tanpa pemanasan, tanpa stretching, tanpa warming up, lalu dia mendapatkan medali emas? enggak ada," katanya.

"Misalnya cabang olahraga dia akan diperlombakan tanggal 17 atau 16 Juni. Jadi dari tanggal 1 Juni dia makan tidur makan tidur sampai tanggal 16 datang ke stadion, berlomba, juara? Nggak ada ceritanya,” sambungnya.

Mengapa sebab kita semua tahu bahwasanya olimpiade itu hanya bisa diikuti oleh atlet-atlet papan atas dunia.

Baca Juga: Tradisi Mohon Maaf Sebelum Ramadan Apakah Ada Dalilnya? Berikut Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah!

Maka perumpamaan itu akan sama dengan persiapan kita memasuki Ramadan yang menurut Ustaz Muhammad Nurul Dzikri tanpa adanya pemanasan, maka jangan harap mendapatkan taqwa dari Allah SWT.

Pada saat Ramadan itu tiba, kita diminta berada di level atas bukan satu dua hari tapi 30 hari dan grafik diminta naik dari hari pertama ke hari berikutnya dan tidak boleh diturunkan temponya pada 10 hari terakhir.

Ustaz Muhammad Nurul Dzikri merujuk dari para ulama dari Syaban, Imam Al-Malai di mana ia adalah salah satu ulama besar begitu masuk 1 Syaban, ia liburkan tokonya ditutup, dibuka lagi bulan Syawal.

Rupanya beliau sibuk melakukan pemanasan, masuk TC baca Alquran, tingkatkan Qiyamul Lail dan perbanyak puasa Ramadan.

Baca Juga: Wajib Tahu! Inilah 3 Syarat Niat Agar Puasa Sah dan Berkah di Bulan Ramadan, Apa Saja?

Maka tidak heran para ulama dahulu dalam tiga hari khatam Alquran.

Menurut Ustaz Muhammad Nurul Dzikri hal itu bisa terjadi sebab semuanya perlu pemanasan.

Setidaknya sebelum masuk 1 Ramadan kita harus ada pemanasan supaya tidak kaget.

Lebih lanjut, ia juga menyebutkan bahwa tantangan di bulan Ramadan itu besar, di mana semakin ke puncak maka semakin besar tantangannya.

Ustaz Muhammad Nurul Dzikri memberi nasihat kepada kita semua bahwa untuk sukses di bulan Ramadan maka harus melakukan pemanasan dari sekarang.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Fathul Amanah