AYOJAKARTA.COM - Mbah Moen mengulas bahwasanya kelak Allah akan menyampaikan apa yang kita kerjakan selama ini.
Semua perbuatan yang selama ini kita kerjakan, nanti akan Allah sampaikan lagi kepada kita, baik itu kebaikan maupun keburukan.
Perbuatan baik dan perbuatan maksiat yang pernah kita lakukan nantinya akan menjadi bahan pertimbangan, apakah kita bisa masuk surga Allah atau mungkin tidak.
Baca Juga: Apa yang Harus Disiapkan Jelang Ramadhan? Buya Yahya Punya Jawabannya!
"Kalian pernah melakukan maksiat, Allah akan ceritakan maksiatmu itu, jadi kalian masuk surga tidak akan bisa, dosa kalian terlalu banyak," ungkap Mbah Moen dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube ppalanwarsarang.
Dalam kesempatan ini Mbah Moen menjelaskan bahwa amal itu ada 2, yakni amal yang diharuskan islam dulu dan ada yang tidak diharuskan islam dulu.
"Ada amal yang diharuskan (beragama) islam dulu, kalau tidak islam maka tidak dianggap amal tersebut, ada amal yang tidak diharuskan islam yaitu sedekah," ungkap Mbah Moen.
"Kalian sedekah, baik (beragama) islam atau tidak tetap diperbolehkan, (boleh bersedekah)," sambungnya.
Menurut Mbah Moen amalpun ada yang bisa membuat seseorang celaka (menjadi kafir), dan ada amal yang bisa menjadi lantaran seseorang masuk islam meskipun dirinya dalam keadaan kafir.
Dalam hal ini, Mbah Moen mengisahkan tentang setengah Pendeta yang menyembah api yaitu Pendeta Majusi, akan tetapi tidak sedikit amal baik yang ia lakukan selama hidupnya.
Allah SWT menerima amal Pendeta Majusi itu, meski ketika beramal dirinya dalam keadaan kafir, dan saat hendak menemui ajalnya, Pendeta tersebut mendapatkan petunjuk dari Allah SWT untuk masuk islam.
Atas takdir dan hidayah Allah, Pendeta Majusi itu pun berkesempatan masuk islam sebelum dirinya menghembuskan napas terakhirnya.
Sehingga beruntungnya seorang Pendeta Majusi itu yang di akhir hayatnya termasuk orang-orang ahli surga.
Mbah Moen menyampaikan firman Allah dalam Al-Quran Surat Al-Maidah ayat 14, dibagian akhir ayat yang artinya "dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan,".
Sehingga Mbah Moen memberikan nasihat agar manusia tidak berbangga atas amal yang telah ia kerjakan.
Baca Juga: Waduh! Seorang Pencopet Wanita Tertangkap di Masjid Al Jabbar, Tingkahnya Bikin Geleng-geleng Kepala
"Disebabkan dari apa yang mereka kerjakan, maka dari itu jangan sampai kalian bangga dengan amal yang kamu kerjakan," ujar Mbah Moen.
Mbah Moen mengatakan bahwa ketika kita bisa melakukan suatu amal kebaikan, yang harus diingat adalah semua itu atas pertolongan Allah SWT.
"Ketika melakukan amal kebaikan harus merasa bahwa dirinya tidak bisa melakukan amal kebaikan kecuali karena pertolongan Allah SWT," jelas Mbah Moen.
Baca Juga: Resmi Tutup Seluruh Layanan Akhir Maret 2023! JD.ID Buka Clearance Sale Besar-besaran?
Begitupun sebaliknya, ketika kita melakukan sesuatu hal yang buruk, jangan pula menyebutnya itu adalah Qodho dan Qodharnya Allah SWT.
"Kalau kalian melakukan suatu amal keburukan, jangan kalian bilang bahwa itu Qodho dan Qodarnya Allah, ketahuilah bahwa itu kesalahanmu sendiri," ungkap Mbah Moen.***