AYOJAKARTA.COM – Salat tahajud merupakan salat sunah muakad yang dilaksanakan pada malam hari atau di sepertiga malam setelah terjaga dari tidur.
Salat sunah ini dilakukan oleh umat muslim untuk memohon kepada Allah SWT agar hajat dan keinginan dapat terkabul.
Ternyata ada rahasia amalan dahsyat setelah melangsungkan salat tahajud, amalan apakah itu?
Baca Juga: Gayus Lumbuun Anggap Hakim Dapat Tekanan dari Amicus Curiae Dalam Vonis Ferdy Sambo Cs, Ini Faktanya
Ustaz Adi Hidayat atau biasa dipanggil UAH akan memberikan penjelasan amalan setelah salat tahajud yang wajib diketahui.
“Rahasia dahsyat saat dikerjakan: satu, seketika dosa bisa diampuni, yang kedua, ini rahasia terbesarnya doa bisa dikabulkan seketika,” kata Ustaz Adi Hidayat dikutip AyoJakarta.com melalui Kajian Islam Official, Senin (27/2/2023).
Menurutnya ada amalan langsung yang dilakukan setelah salat tahajud sebelum datangnya fajar, yang mana jika seseorang mengerjakan amalan ini di waktu yang tepat.
Sebagaimana menurut UAH dijamin langsung dari Alquran dan hadis yang sangat sahih, bahkan orang pertama yang melakukannya yakni 30 orang sahabat senior Rasulullah.
“Dikerjakan di waktu yang benar dengan cara yang benar, maka akan dapatkan, satu semua dosa-dosa anda akan digugurkan pada saat itu jika benar kalimat dan amalan yang dikerjakan,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
“Doa anda ketika bermohon kepada Allah seketika akan dikabulkan, kalau benar apa yang anda mintakan dan anda butuhkan dalam doa itu,” imbuhnya.
Hal ini dikarenakan Allah akan mengabulkan apa yang dibutuhkan bukan apa yang diinginkan, sehingga jika keinginan tersebut menjadi kebutuhan maka akan dikabulkan oleh Allah SWT.
UAH juga mengatakan bahwa hal ini menjadi berbeda jika ada keinginan dipanjatkan melalui doa tetapi tidak ada kebutuhan, maka Allah akan ganti dengan cara terbaik.
Amalan tersebut menurut penceramah kondang ini ada dalam Quran surah ke 51 ayat 18, yang mana jika sering melakukan amalan ini selama hidup maka minimal akan masuk surga.
Yaitu surga tempat terbaik nomor dua, taman surga. Jika dikerjakan amalan ini karena tuntunan nabi maka akan naik ke tingkatan surga paling tinggi.
“Jeda menjelang fajar, ada waktu singkat menjelang fajar kisaran 15 sampai kurang lebih 20 atau 30 menit, 15 sampai 30 menit. Nah waktu ini namanya disebut dengan saharun,” ujar UAH.
“Jadi waktu-waktu yang sangat istimewa, jarang orang nih memanfaatkan amalan ini,” imbuhnya.
Waktu tersebut disebut dengan sahar sedangkan jamaknya disebut dengan ashar, yang berarti peluang melakukannya tidak hanya satu waktu tetapi masih bisa didapatkan setiap hari di hari berikutnya.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa amalan tersebut yakni dengan beristigfar di waktu singkat 15 sampai 30 menit menjelang fajar.
Ia mencontohkan jika waktu salat subuh pukul 04.18 maka bangun misalnya pukul 3.40 untuk melaksanakan salat tahajud terlebih dahulu baru kemudian melakukan amalan sesudah salat tahajud.
“Amalannya mereka banyak beristigfar di waktu ini, nggak ada banyak amalan cuma istigfar, ini amalan dahsyat, istigfar itu meminta ampun dari dosa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa membaca istigfar bisa dengan kalimat sederhana yang diulang-ulang terus yakni astagfirullahaladzim.
Namun jika ingin yang agak panjang bisa membaca astagfirullah aladzim aladzila illahaila hualhayul qoyum waatubu ilaikh.
Namun menurutnya bukan hanya dilafalkan di lisan saja, tetapi memohon sesuatu dengan merasakan apa yang dimohonkan.
Sehingga begitu membaca istigfar maka bukan hanya katakan astagfirullah saja tetapi sambil merasakan dosa yang telah diperbuat sehingga meminta ampun kepada Allah SWT.
“minta ampun, rasakan sehingga kenikmatan istigfar itu melekat kesungguhan bagian tubuh kita di ujung kepala sampai ujung kaki,” ujar UAH.
“Kalau seperti itu air mata tuh masya Allah mudah banget keluar,” imbuhnya.
Menurutnya begitu keluar air mata itu mengalir, maka Allah SWT maka turunlah ampunan Allah.***