Khazanah

Bertobatlah Segera! Ini Pesan Ustaz Adi Hidayat yang Wajib Diamalkan: Dunia Sudah Ada Jaminannya Akhirat Belum

Oleh: Nisrina Harum Lestari
Pesan dan Renungan Diri dari Ustaz Adi Hidayat: Dunia Sudah Ada Jaminannya, Akhirat Belum!

AYOJAKARTA.COM -– Berikut adalah pesan dan renungan diri yang disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat adalah salah satu tokoh agama yang kerap membagikan pesan dan nasihat.

Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat atau yang kerap disapa UAH ini memberikan pesan dan renungan tentang kehidupan.

Baca Juga: Rajin Salat Tapi Rezeki Masih Seret dan Tidak Bahagia? Ustaz Adi Hidayat: Lakukan Hal Ini Agar Semua Lancar

Dalam menjalani hidup, manusia sering kali lebih fokus pada pencaharian di dunia daripada akhirat.

Menurut UAH, hal-hal yang dicari oleh manusia selama di dunia sudah ada yang diatur dan ada jaminannya..

UAH mengatakan bahwa dunia dengan akhirat berbeda, karena tidak ada jaminannya.

“Dunia itu sudah diatur, ikhtiar saja. Jodoh diatur, ikhtiarnya adalah taaruf, setelah itu jenjang pernikahan, ya isi dengan doa, ada semuanya,” kata UAH dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Reelgorontalo.

Baca Juga: Apa Hukum Child Free dalam Islam? Simak Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

“Jadi dunia itu sudah teratur, sudah ada jaminannya, akhirat itu yang belum ada jaminannya,” sambungnya.

UAH mengingatkan agar manusia bisa lebih berusaha dan bekerja keras dibandingkan pencarian dunia.

Karena seperti yang ia sampaikan bahwa akhirat tidak seperti dunia yang ada jaminannya.

“Karena belum terjamin untuk kalian surganya maka kalian harus lebih kerja keras dibandingkan pencarian dunia,” ucapnya.

UAH kemudian menjelaskan sebuah kalimat yang pernah disampaikan oleh Ali Bin Abi Thalib.

Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Sebut Bulan Syaban Sebagai Bulan Panen Pahala, Ada 3 Keutamaan yang Wajib Diketahui!

Ia menjelaskan bahwa manusia sudah mengetahui hukuman yang akan diberikan di akhirat akan tetapi masih melakukan perbuatan yang tidak baik.

UAH pun mengingatkan agar manusia bisa merenungkan hal-hal seperti ini.

“Ini agak aneh, makanya kata Ali Bin Abi Thalib manusia itu umumnya pada aneh, sudah tahu belum jelas surga tapi mengerjakan amalan yang menjauhkan dia dari surga, sudah tahu siksa neraka tapi selalu mengerjakan amalan yang menjerumuskan dia ke neraka,” jelasnya.

“Katanya ingin nikmat kubur, tapi selalu mengerjakan pekerjaan yang menjauhkan dia dari kenikmatan itu, katanya takut akan siksa kubur, tapi selalu menekuni pekerjaan yang mengantarkan dia pada siksaan itu, coba kita renungi kita ada di posisi mana,” sambungnya.***(Nisrina Harum Lestari)

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Wahyu Vitaarum