AYOJAKARTA.COM - Berikut adalah pesan dan renungan diri yang dijelaskan oleh Ustaz Abdul Somad.
Ustaz Abdul Somad adalah salah satu tokoh agama yang terkenal di Indonesia.
Ia kerap membagikan pesan dan renungan melalui ceramah-ceramahnya.
Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Abdul Somad memberikan pesan serta renungan diri kepada jemaahnya.
Baca Juga: Puasa Ramadan yang Belum Terbayar Bertahun-tahun Lalu Apa Wajib Diqodho? Ini Kata Ustaz Abdul Somad
Dalam hidup, manusia selalu berdampingan dan bergantung pada manusia lain.
Sering kali dalam hidup, manusia menghadapi hal-hal yang tak diinginkan seperti menerima cemooh dari orang lain.
Kadang, cemooh yang dilontarkan oleh orang lain tersebut membuat kita sedih hingga marah.
Bahkan membuat kita bertanya-tanya mengapa orang lain berani berkata hal demikian.
Ustaz Abdul Somad atau yang kerap disapa UAS mengatakan bahwa tidak ada manusia yang selamat dari ucapan manusia lain.
Baca Juga: Bukan Swafoto, Inilah Pesan Ustaz Abdul Somad pada Jemaah Ketika Datangi Pasangan yang Baru Menikah
UAS menyampaikan agar manusia bisa bersabar apabila mendapat cemooh dari manusia lain.
“Tidak ada satupun manusia yang selamat dari lidah manusia,” kata UAS dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Jalan Hijrah pada Selasa (21/2/2023).
“Kalau kau diejek, caci maki, sabar, tidak ada satupun di dunia ini yang selamat dari omongan orang. Kalau ada yang menyangka dia selamat berarti dia gila,” sambungnya.
Tidak hanya itu, UAS juga mengingatkan bahwasannya dalam menjalani hidup manusia tidak akan merasa tenang selamanya.
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Jelaskan soal Tanggung Jawab Manusia kepada Allah SWT, Seperti Apa?
Akan ada suatu ujian atau cobaan yang dihadapi oleh manusia saat menjalani hidup.
UAS mengingatkan bahwasannya semua manusia akan mati.
Ia mengingatkan bahwa tak akan ada satu pun manusia yang bisa terbebas dari kematian.
“Hidup ini susah, selama kau jalani hidup maka hidupnya tidak akan ada tenang. Suami baik, istri engga baik, istri baik, suami engga baik, istri baik, suami baik, ada saja, tapi kemudian tak ada satupun yang selamat dari kematian,” tutupnya.***