Khazanah

Hakikat Mati Hanya 40 Hari, Mbah Moen Anjurkan Ini Untuk Kita yang Masih Hidup

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Sabtu 18 Feb 2023, 22:02 WIB
Mbah Moen

AYOJAKARTA.COM - Sebagai seorang pengasuh (guru) dan politikus, Mbah Moen ulama yang memiliki nama lengkap KH. Maimun Zubair, sering menyampaikan petuah dalam hidup.

Salah satunya Mbah Moen menyampaikan hakikat kematian seseorang setelah ditiupkan sangkakala sebagai pertanda kiamat.

Mbah Moen menjelaskan sebenarnya hakikat mati seseorang yakni 40 hari, yakni antara dua kali tiupan sangkakala.

Baca Juga: Gus Baha Murid Mbah Moen Ungkap Istigfar Bukan Kunci Allah Terima Taubat Seseorang, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube ppalanwarsarang, Mbah Moen menyampaikan hakikat kematian yang sesungguhnya setelah ditiupnya sangkakala.

"Jadi kapan ada tiupan sangkakala, mati semuanya bersamaan, jangankan manusia malaikat saja mati, yang di alam Barzakh ya mati, jadi hakikatnya mati setelah adanya shobhatun wahidah, antara dua kali tiupan, hidup semua 40 hari, makanya hakikatnya mati sebenarnya 40 hari" jelas mbah Moen.

Adapun dalam kehidupan di masyarakat kita saat ini ada kebiasaan peringatan 40 hari jika seseorang telah meninggal dunia sebagaimana yang disampaikan Mbah Moen.

Baca Juga: Pesan Mbah Moen: Lakukan Hal ini Saat Makan dan Minum Jika Ingin Rezeki Lancar dan Utang Lunas, Apa Itu?

"Makanya kyai-kyai kalau 40 hari, diperingati 40 harinya, biar ingat mati hakikinya hanya 40 hari, kalau sekarang masih di alam Barzakh, masih diberikan syukuran, masih dikenang," tutur Mbah Moen.

Dalam hal ini Mbah Moen menyampaikan bahwasanya sangat penting bagi orang mati diingat oleh yang masih hidup, karena do'a-do'a dari mereka mereka sangat diharapkan.

"Ada orang hidup kok tidak mau ingat orang yang mati, kamu kalau mati hati-hati ya, orang yang sangat butuh dikirimi (doa) itu kalau dia sudah mati," kata Mbah Moen.

Baca Juga: Terpopler! Mbah Moen Ungkap Kedahsyatan Surat Al Ikhlas, Salah Satunya Bisa Datangkan Rezeki Melimpah Ruah?

Dalam unggahan video kanal YouTube ppalanwarsarang, Mbah Moen memberi petuah bahwa tentang seberapa orang melakukan kebaikan.

"Seberapa orang itu berbuat baik kepada orang lain, seberapa ia akan diperlakukan baik oleh orang lain," ujar Mbah Moen.

Sebagaimana sabda nabi Muhammad SAW yang disampaikan Mbah Moen,"Kalau kamu ingin orang tuamu baik padamu, kamu harus baik ke orang tuamu, kalau ada orang dilawan sama anaknya, karena dulu pernah berani dengan orang tuanya,".

Baca Juga: Jangan Khawatir Jika Rezeki Seret! Kata Mbah Moen Lakukan 5 Amalan Ini, Niscaya Harta Melimpah

Mbah Moen menjelaskan bahwa hakikatnya mati hanya 40 hari, yakni antara ditiupnya sangkakala pertama dan kedua oleh malaikat israfil.

"Setelah 40 hari akan ada malaikat yang meniup sangkakala yaitu isrofil, karena sangkakalanya ditiup, karena sangkakalanya besar sekali, makanya sekarang ada terompet besar karena sudah hampir kiamat," tutur Mbah Moen.

Kemudian Mbah Moen menjelaskan hakikat mati yakni selama 40 hari tersebut di mana manusia ada di alam kubur. Dimana ada yang merasakan siksa kubur maupun nikmat kubur.

Baca Juga: Ingin Rezeki Melimpah Ruah? Mbah Moen Anjurkan Amalan Mudah Ini Setiap Hari: Tak akan Bisa Susah

"Ada yang waktu di kuburnya disiksa karena (hakikatnya) masih hidup, ada juga yang enak (dalam kuburnya ada yang lapang kuburnya, ada yang sempit," kata Mbah Moen.

"Semuanya dalam keadaan hidup, karena hakikatnya mati itu cuma 40 hari," sambungnya.

Maka, Mbah Moen menganjurkan agar mendoakan orang yang sudah meninggal seperti yang disampaikan ulama Ahlussunnah wal Jamaah yakni talqin dan kirim doa seperti al fatihah maupun bacaan surat Yasin.

"Maka dari itu menurut ulama Ahlussunnah wal Jamaah, ada anjuran talqin dan kirim doa," ujar Mbah Moen.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Desi Kris