Khazanah

MasyaAllah! Ustaz Abdul Somad Ungkap Keistimewaan Infak dan Sedekah, Salah Satunya Menaungi di Padang Masyar?

Oleh: Devi Kusumaningsih Sabtu 18 Feb 2023, 09:27 WIB
MasyaAllah! Ustaz Abdul Somad Ungkap Keistimewaan Infak dan Sedekah, Salah Satunya Menaungi di Padang Masyar?

AYOJAKARTA.COM -- Sadaqah atah sedekah menurut kamus besar bahasa Indonesia memiliki arti pemberian sesuatu kepada fakir miskin maupun yang berhak menerima, selain kewajiban zakat fitrah atau zakat, sesuai dengan kemampuan.

Dalam Islam sadaqah sifatnya umum, sadaqah bisa berupa perbuatan yang diridhai Allah dan membuat orang lain senang.

Sebagaimana disampaikan Nabi SAW "senyummu kepada saudaramu adalah sadaqah".

Baca Juga: 3 Rumus Menghadapi Orang Tua Menurut Ustad Abdul Somad

Apakah infaq dan sadaqah sama?

Dikutip dari kanal YouTube Ustadz Abdul Somad Official, pada Sabtu 18 Februari 2023.

Infak berbeda dengan sadaqah maupun wakaf.

Sadaqah sebagaimana disebutkan diatas, sifatnya luas. Perilaku baik yang diridhai Allah serta menyenangkan bagi orang lain termasuk sadaqah.

Misal tersenyum kepada orang lain, memandang senang terhadap orang yang berinfak, menyingkirkan batu di jalan, menghibur saudara yang sedang berduka termasuk sadaqah.

Sementara infak merupakan pemberian dari harta benda wujud materi yang bisa hilang.

Baca Juga: Road to Ramadan 2023: Kapan Terakhir Bayar Hutang Puasa? Cek Penjelasan Ustad Abdul Somad di Sini!

Misal memberikan santunan uang kepada fakir miskin, memasukan uang ke dalam kotak infak teruntuk anak yatim, dan lain sebagainya.

Sedangkan wakaf pemberian infak atau berupa harta benda yang tidak hilang hingga hari kiamat.

Misal memberikan infak untuk membeli tanah guna membangun masjid, tanah tidak akan habis dimakan, sehingga masuk dalam kategori wakaf.

Adapun keutamaan sadaqah dan infaq:

1. Menolak balak

Sadaqah dapat menolak bala.

Ustaz Abdul Somad menuturkan misal hari ini telah tertuliskan dalam lauhul mahfudz akan mengalami bencana, kemudian dia bersadaqah, maka akan dihapus bencana tersebut.

Untuk itu bagi umat islam yang menginginkan jauh dari bala perbanyaklah sadaqah dan infak.

Baca Juga: Menjalani Bulan Rajab dengan 2 Amalan Terbaik, Ustad Abdul Somad: Insyaallah Mendapatkan Rahmat Allah

2. Obat bagi orang yang sakit

"Obati orang yang sakit di antara kamu dengan sadaqah"

Bagi orang yang sakit berkepanjangan dan ingin mendapatkan kesembuhan, perbanyaklah infaq dan sadaqah.

Lantaran doa dari orang-orang yang menerima sadaqah atau infaq, tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT, hanya sekedar untuk menyembuhkan penyakit sekalipun dokter telah angkat tangan.

3. Amal infak sadaqah jariyah yang menemaninya dan terus mengalir

Saat seseorang telah meninggal, harta benda tak berarti lagi, saudara tak menemaninya lagi.

Hanya infak, amal sadaqah jariyah lah yang terus menemaninya.

4. Pahala sadaqah langsung mengalir ke kubur

Bagi yang senang berinfak dan sadaqah, ketika masih hidup dimudahkan segala urusannya oleh Allah SWT, dan jika dia telah meninggal dilapangkan kuburnya.

5. Infaq dan sadaqah akan menjadi payung saat di padang Mahsyar

Hingga ditiup sangkakala, dan dibangkitkan semua dari alam kubur kemudian dikumpulkan di padang Mahsyar.

Jarak matahari sangat dekat saat itu, panas yang membakar, tak ada tempat bernaung terkecuali sadaqah maupun infaq dirinya.

Betapa besarnya faedah infaq sadaqah, tidak hanya ketika masih hidup bahkan hingga meninggal pun masih mendapatkan manfaat dari sadaqah. Niatkanlah hanya karena Allah SWT.***(Devi Kusumaningsih)

Reporter Devi Kusumaningsih
Editor Wahyu Vitaarum