Khazanah

Pesan dr. Zaidul Akbar: Lakukan Kebiasaan ini, Sebelum Allah SWT Memaksa Hamba-Nya untuk Berhenti Makan

Oleh: Karseno AJ Jumat 17 Feb 2023, 20:37 WIB
Pesan dr. Zaidul Akbar: Lakukan Kebiasaan ini, Sebelum Allah SWT Memaksa Hamba-Nya untuk Berhenti Makan

AYOJAKARTA.COM -Dalam sebuah kajian yang disampaikan oleh dr. Zaidul Akbar, diketahui bahwa lonjakan kadar gula darah dalam tubuh merupakan persoalan manusia modern.

Lonjakan tersebut, menurut dr. Zaidul Akbar disebabkan karena gaya masyarakat modern dalam memperlakukan makanan.

dr. Zaidul Akbar menjelaskan, akibat kesalahan dalam cara mengkonsumsi makanan tersebut, maka berakibat pada menurunnya sensitivitas insulin.

Baca Juga: Harmonis! Kalimat Ajaib Bunda Sarni ke Verrel Bramasta Sebelum Menikah dengan Ivan Fadilla

Dalam kajian tersebut, dr. Zaidul Akbar memberikan sebuah perumpamaan dengan rutinitas masyarakat Jepang sebelum menaiki kereta listrik ketika kerja.

Perusahaan kereta akan menyiapkan Petugas yang khusus untuk mendorong para Penumpang masuk ke dalam Gerbong Kereta listrik.

“Pertanyaan saya, bisakah Petugas ini letih sampai ia tidak bisa mendorong Penumpang lagi?” tanya dr. Zaidul Akbar kepada jamaah yang disambut jawaban bisa.

Terkait dengan jawaban jamaah, dr. Zaidul Akbar kembali memberi pertanyaan bagaimana cara yang harus ditempuh agar Petugas pendorong tidak letih.

Pertanyaan tersebut kemudian dijawab dengan pernyataan yang diluar kebiasaan oleh salah satu jamaah.

Baca Juga: Ikuti 12 Langkah Mudah Daftar Beasiswa KIP Kuliah 2023, Calon Mahasiswa Perhatikan Hal Ini Sebelum Mendaftar!

“Mematikan listrik dalam kaidah tubuh itu benar, mematikan tidak dioperasikan, artinya berpuasa, bukan?” ujar dr. Zaidul Akbar.

Hal yang sama menyangkut kesehatan diri juga berlaku ketika seseorang tidak memberikan asupan ke dalam tubuh, maka Petugas pendorong akan berhenti bekerja.

“Petugas pendorong adalah insulin, Gerbong kereta adalah sel-sel dalam tubuh, gula dan asupan makanan adalah Penumpang,” jelas dr. Zaidul Akbar.

Lebih lanjut dr. Zaidul Akbar menjabarkan agar petugas tidak mudah kelelahan, selain mematikan listrik adalah dengan mengurangi jumlah penumpang.

Bukan pula berarti bahwa jamaah dilarang untuk mengkonsumsi makanan-makanan dengan karbohidrat serta kadar gula olahan, melainkan hanya membatasi.

Hal tersebut menurut dr. Zaidul Akbar penting dilakukan agar tidak terjadi insulin resistance atau penurunan sensitivitas insulin.

Baca Juga: 6 Keutamaan Salat Tahajud Menurut Ustaz Adi Hidayat Salah Satunya Diangkat Karir Pekerjaannya

“Sehingga tidak bisa lagi memasukkan gula ke dalam sel,” tambah dr. Zaidul Akbar dalam penjelasan kepada jamaah.

Pada kesempatan tersebut, dr. Zaidul Akbar memberikan jalan keluar dari setiap persoalan kesehatan yang timbul di masyarakat modern saat ini.

“Itu solusinya gampang, kurangi penumpang dan istirahatkan kereta, selesai,” jelas dr. Zaidul Akbar.

Dari pernyataan yang disampaikan oleh dr. Zaidul Akbar berdasarkan perumpamaan yang sebelumnya ditentukan, kurangi atau hentikan asupan makan adalah solusi.

Baca Juga: Hari Ini Maluku Tenggara Diguncang Gempa 6.6 Magnitudo, Namun Tidak Berpotensi Tsunami

Ini penting dilakukan oleh manusia sebagai cara untuk membersihkan bagian dalam tubuh, jika kemudian dilanggar, maka Allah SWT akan memaksa untuk mengurangi asupan.

“Karena itu, cara Allah SWT membuat seorang hamba berhenti makan adalah dengan sakit,” pungkas dr. Zaidul Akbar kepada para jamaah. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Jinan Vania Barizky