AYOJAKARTA.COM –- Berikut adalah penjelasan Aisah Dahlan mengenai kalimat yang pantang diucapkan kepada suami.
Aisah Dahlan adalah seorang Dokter sekaligus Konsultan Penanggulangan dan Penyalahgunaan Narkoba.
Selain itu, Aisah Dahlan juga merupakan seorang Hipnoterapis Klinis dan praktisi neuroparenting skill.
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Aisah Dahlan Bongkar Cara Memberikan Kasih Sayang Jarak Jauh untuk Anak
Dalam salah satu kajiannya, wanita yang juga kerap dikenal sebagai ustazah ini membocorkan kalimat yang tidak boleh diucapkan oleh para istri kepada suami.
Aisah mengungkapkan bahwa laki-laki bisa lebih sedih dari pada perempuan.
Ia pun memberikan contoh kasus mengenai suami yang dipecat dari pekerjaannya.
“Laki-laki lebih sedih lagi antara misalnya dipecat, dia lebih sedih lagi kalau istrinya tidak menghargainya,” ungkap Aisah dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Pecinta Aisah Dahlan CHt.
Aisah menjelaskan bahwa ia pernah menangani keluarga yang berkonsultasi dengannya.
Ia menjelaskan bahwa ada riset yang menyatakan bahwa laki-laki akan sangat sakit apabila istrinya mengucapkan hal yang menyakitkan.
“Berkali-kali sebelum ada pandemi saya ada konseling, itu ada riset bahwa bapak-bapak itu langsung tusuk itu dia punya qolbu, dia punya diri kalau istrinya bilang atau istrinya memberikan kalimat yang intinya adalah kamu sudah nggak berguna,” jelasnya.
Berkaitan dengan hal itu, Aisah pun mengingatkan kepada perempuan yang menjadi istri bahwasannya pantang sekali mengucapkan kalimat seperti itu kepada suami.
Apabila ada istri yang sudah terlanjur mengucapkan kalimat tersebut, Aisah menyarankan agar segera meminta maaf.
Baca Juga: Bisa Memaafkan Tapi Tak Bisa Melupakan, Apa Penyebabnya? Simak Penjelasan Ustazah Viral Aisah Dahlan
Aisah pun juga mengingatkan agar para istri bisa menghormati suaminya.
“(Kalau dibilang seperti itu) itu langsung yang lunglai (suami jadi lemas), nah ini pantang kita ngomong itu, yang terlanjur, minta maaf,” ujarnya.
“Kadang-kadang ibu-ibu kan suka gitu, ibu-ibu yang udah kerja juga, ngurus anak, agak sombong gitu makanya bahaya, nah ini yang harus kita pahami sekali lagi hormati suami,” tutupnya.***(Nisrina Harum Lestari)