Khazanah

Wajib TAHU! Ini 10 Kebiasaan Rasulullah SAW Sebelum Tidur yang Bisa Jadi Ladang Pahala

Oleh: Arif Rakhmat Prakoso Selasa 07 Feb 2023, 18:04 WIB
Wajib TAHU! Ini 10 Kebiasaan Rasulullah SAW Sebelum Tidur yang Bisa Jadi Ladang Pahala

AYOJAKARTA.COM -- Tidur merupakan salah satu hal yang penting bagi manusia. Dalam ajaran Islam pun, Nabi Muhammad memberikan anjuran kepada umatnya supaya beristirahat yakni dengan tidur.

Tak hanya sekedar memejamkan mata, ternyata tidur juga bisa menjadi ladang ibadah yang menghasilkan pahala.

Rasulullah SAW merupakan suri tauladan bagi seluruh umat islam, segala sesuatu yang dilakukan oleh beliau, patutnya menjadi contoh bagi umatnya.

Baca Juga: Masih Bingung Karena Terlilit Hutang yang Menggunung? Coba Ijazah Mbah Moen dengan Zikir Ini 100 Kali

Termasuk saat Rasulullah akan tidur pun, beliau memiliki kebiasaan yang membuat tidurnya tetap mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT.

Seperti menyucikan diri dengan berwudhu, membaca ayat kursi, tidur miring ke kanan dan lain sebagainya.

Kebiasaan sebelum tidur seperti Rasulullah tersebut hendaknya diikuti oleh umat muslim agar senantiasa mendapat pahala dan lindungan dari Allah SWT.

Dilansir dari Republika.co.id pada Selasa (07/02/2023), berikut kebiasaan Nabi Muhammad menjelang tidur yang bisa jadi pahala dan patut ditiru oleh umat muslim:

1. Berwudhu

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوْءَكَ لِلصَّلاَةِ
"Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat." (HR Al Bukhari dan Muslim no 2710).

2. Mengibaskan tempat tidur

إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ اللهَ فَإِنَّهُ لاَ يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ

"Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan, 'bismillaah,' karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi." (HR Al Bukhari, Muslim, At Tirmidzi, dan Abu Dawud).

Baca Juga: Pusing dengan Hutang? Coba Jalankan 3 Amalan dari Mbah Moen Ini di Waktu Subuh, Niscaya Rezeki Dipermudah

3. Tidur miring ke kanan

اِضْطَجِعْ عَلَى شَقِّكَ اْلأَيْمَنِ
"Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

4. Meletakan tangan di bawah pipi kanan

كـان إذا رقـد وضع يده اليمنى تحت خـده
"Rasulullah SAW apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya." (HR Abu Dawud).

5. Membaca surat Al Kafirun

قُلْ يا أيُّها الكافِرُونَ ثُمَّ نَمْ على خاتِمَتِها فإنَّها بَرَاءَةٌ مِنَ الشِّرْكِ

"Bacalah surat Al Kafirun kemudian tidurlah engkau di penghujung ayatnya karena dia melapaskanmu dari kesyirikan." (HR Abu Dawud).

"Jika kamu hendak tidur, bacalah ayat kursi sampai selesai satu ayat. Maka akan ada penjaga dari Allah untukmu, dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi." (HR Bukhari).

6. Mengusap tubuh

أنَّ النبيَّ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ كانَ إذا أوَى إلى فِراشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمع كَفَّيْهِ، ثُمَّ نَفَثَ فِيهِما فَقَرَأَ فِيهِما: قُلْ هو اللَّهُ أحَدٌ وقُلْ أعُوذُ برَبِّ الفَلَقِ وقُلْ أعُوذُ برَبِّ النَّاسِ، ثُمَّ يَمْسَحُ بهِما ما اسْتَطاعَ مِن جَسَدِهِ، يَبْدَأُ بهِما علَى رَأْسِهِ ووَجْهِهِ وما أقْبَلَ مِن جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذلكَ ثَلاثَ مَرَّاتٍ

"Apabila Rasulullah ﷺ hendak tidur, beliau meniupkan pada telapak tangan sambil membaca Qul Huwallahu Ahad (surat Al Ikhlas) dan mu'awidzatain (surat An Naas dan Al Falaq), kemudian beliau mengusapkan pada wajah dan seluruh tubuh. Ketika beliau sakit, beliau menyuruhku melakukan hal itu." (HR Bukhari).

7. Membaca ayat kursi

إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ، فَاقْرَأْ آيَةَ الكُرْسِيِّ: {اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلَّا هُوَ الحَيُّ القَيُّومُ}، حَتَّى تَخْتِمَ الآيَةَ، فَإِنَّكَ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ، وَلاَ يَقْرَبَنَّكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ

"Jika kamu hendak tidur, bacalah ayat kursi sampai selesai satu ayat. Maka akan ada penjaga dari Allah untukmu, dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi." (HR Bukhari).

Baca Juga: Tegas! Mbah Moen Tegur Orang yang Punya Niat Poligami: Saya Terpaksa Jelaskan Hal Ini, Karena…

8. Membaca dua ayat terakhir surat Al Baqarah

الآيَتَانِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ البَقَرَةِ، مَنْ قَرَأَهُمَا فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

"Dua ayat di akhir surat Al Baqarah, siapa yang membacanya di suatu malam, itu sudah cukup baginya." (HR Bukhari dan Muslim).

9. Bertakbir kepada Allah SWT

أَنَّ فَاطِمَةَ عَلَيْهِمَا السَّلَام شَكَتْ مَا تَلْقَى فِي يَدِهَا مِنْ الرَّحَى فَأَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسْأَلُهُ خَادِمًا فَلَمْ تَجِدْهُ فَذَكَرَتْ ذَلِكَ لِعَائِشَةَ فَلَمَّا جَاءَ أَخْبَرَتْهُ قَالَ فَجَاءَنَا وَقَدْ أَخَذْنَا مَضَاجِعَنَا فَذَهَبْتُ أَقُومُ فَقَالَ مَكَانَكِ فَجَلَسَ بَيْنَنَا حَتَّى وَجَدْتُ بَرْدَ قَدَمَيْهِ عَلَى صَدْرِي فَقَالَ أَلَا أَدُلُّكُمَا عَلَى مَا هُوَ خَيْرٌ لَكُمَا مِنْ خَادِمٍ إِذَا أَوَيْتُمَا إِلَى فِرَاشِكُمَا أَوْ أَخَذْتُمَا مَضَاجِعَكُمَا فَكَبِّرَا ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَسَبِّحَا ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَاحْمَدَا ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ فَهَذَا خَيْرٌ لَكُمَا مِنْ خَادِمٍ وَعَنْ شُعْبَةَ عَنْ خَالِدٍ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ قَالَ التَّسْبِيحُ أَرْبَعٌ وَثَلَاثُونَ

Fatimah mengadukan kepada Nabi SAW perihal tangannya yang lecet akibat mengaduk gandum, maka Fatimah datang kepada beliau dan meminta seorang pelayan, tetapi dia tidak menemui beliau, lalu Fatimah menitipkan pesan kepada Aisyah.

Ketika Nabi datang, Aisyah pun menyampaikan pesan kepada beliau. Ali melanjutkan, "Kemudian beliau datang kepada kami ketika kami tengah berbaring (di tempat tidur), maka akupun bangkit berdiri, namun beliau bersabda: 'Tetaplah pada tempat kalian berdua.'

Kemudian beliau duduk di samping kami sampai aku merasakan dinginnya kedua telapak kaki beliau, lalu beliau bersabda. 'Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang lebih baik bagi kalian berdua daripada seorang pelayan, apabila kalian berdua hendak tidur maka bertakbirlah kepada Allah sebanyak tiga puluh tiga kali, bertasbihlah sebanyak tiga puluh tiga kali dan bertahmidlah sebanyak tiga puluh empat, dan ini semua lebih baik buat kalian berdua dari seorang pelayan." (HR Bukhari).

10. Membaca doa-doa tidur.***(Arif Rakhmat Prakoso)

Reporter Arif Rakhmat Prakoso
Editor Wahyu Vitaarum