Khazanah

MasyaAllah, Inilah 7 Amalan Saat Bangun Tidur Berdasarkan Sunnah Nabi, Dijelaskan Oleh Ustaz Adi Hidayat

Oleh: Dyah Arum Ratri Senin 06 Feb 2023, 05:44 WIB
Masya Allah, Inilah 7 Amalan Saat Bangun Tidur Berdasarkan Sunnah Nabi, Dijelaskan Oleh Ustaz Adi Hidayat

AYOJAKARTA.COM – Ternyata ada sebuah amalan yang bisa dilakukan saat bangun tidur.

Amalan tersebut merupakan sunnah yang juga dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW.

Lantas bagaimanakah amalan bangun tidur dalam islam yang berdasarkan sunnah Nabi tersebut?

Baca Juga: Jadwal Sidang Vonis Ferdy Sambo Cs, Bayangan Mitos Celaka 13, Bakal Ada Putusan Mengagetkan?  

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan ada 7 amalan saat bangun tidur dalam suatu kesempatan dakwah.

Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @aydanrabannichannel pada (25/9/22), Ustaz Adi Hidayat juga mengingatkan kepada umat muslim yang belum mengerjakan amalan saat bangun tidur tersebut untuk segera mengamalkannya.

“Amalan saat bangun tidur, kalau yang belum mengamalkan kita ingatkan kembali,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan 7 amalan saat bangun tidur tersebut, apa saja? Berikut penjelasannya.

 Baca Juga: Heboh! Tim Kuasa Hukum Arif Rachman Arifin Beri Amplop pada Majelis Hakim Usai Pleidoi, Apakah Isinya?

1. Tidak langsung bangun, duduk sejenak

Ustaz Adi Hidayat mengatakan jika amalan pertama saat bangun tidur hendaknya duduk sejenak.

“Satu tidak langsung bangun tapi duduk dulu ini sunnah Nabi ya,” kata Ustaz Adi Hidayat.

2. Mengusap mata bekas ngantuk

Lanjut amalan yang kedua adalah mengusap mata bekas mengantuk tentunya masih sambil duduk sejenak.

“Kemudian yang kedua mengusap mata bekas ngantuknya,” tutur Ustaz Adi Hidayat.

Baca Juga: Breaking News! Gempa 5 Magnitudo Kembali Guncang Melonguane Sulawesi Utara

3. Membaca doa bangun tidur

Ustaz Adi Hidayat mengatakan amalan yang ketiga adalah dilanjutkan dengan membaca doa bangun tidur.

“Baru setelah itu membaca doa bangun tidur, masih ingat doanya?,” tutur Ustaz Adi Hidayat.

“Alhamdulillahilladzi ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur,” imbuhnya.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan makna dibalik doa bangun tidur tersebut yang ternyata mengandung rasa syukur serta komitmen.

“Paham artinya? Baik jadi bukan hanya diucapkan tapi ketika mengucapkan ada komitmen dalam diri kita. Coba diputar lagi kajian yang awal-awal, ketika mengucapkan alhamdulillah itu artinya syukur kita diberikan kesempatan untuk memperbaiki yang kurang-kurang yang kemarin terlewatkan,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Baca Juga: Resep Telur Dadar Terong untuk Bekal Anak Sekolah, Nikmat Ekonomis!

“Karena itu setelah salat astagfirullah bangun tidur alhamdulillah, karena kemarin mungkin ada dosa yang belum sempat diselesaikan, salah pada kawan yang belum minta maaf, hutang yang belum dilunasi. Allah kasih lagi sekarang kesempatan untuk hidup, kalau sudah diberi kesempatan masih berbuat salah juga, dengan cara apalagi mesti diberi kesempatan? Karena itu kita bersyukur saat mulai bangun” imbuhnya.

4. Baca 10 ayat surat Al-Imran

Amalan keempat saat bangun tidur dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat adalah membaca 10 ayat terakhir surat Al-Imran.

“Kemudian diberikan tuntunan di 10 ayat terakhir surat Al-Imran,” kata Ustaz Adi Hidayat.

5. Mencuci kedua telapak tangan

Dilanjutkan amalan yang kelima saat bangun tidur adalah mencuci kedua telapak tangan.

Baca Juga: Belajar Sabar dari Sosok Muhammad Rachmadian Daffa, Pria Muda yang Dijuluki Benjamin Button Versi Indonesia

“Kalau ini sudah dilakukan selesai kemudian kita bangkit lalu amalan selanjutnya mencuci kedua telapak tangan kita ,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

6. Menggosok gigi

Setelah mencuci kedua telapak tangan bisa dilanjutkan dengan bersiwak atau menggosok gigi.

 “Kemudian bersiwak atau menggosok gigi,” tutur Ustaz Adi Hidayat.

7. Berwudhu

Amalan terakhir saat bangun tidur ditutup dengan berwudhu untuk mengerjakan salat, bisa salat tahajud ataupun juga salat subuh.

“Kemudian berwudhu menyempurnakan wudhu bersiap menunaikan tahajud, bagi yang melakukan hubungan suami istri bermandi janabah dulu kemudian sebelum menghadap Allah dalam tahajudnya,” ujar Ustaz Adi Hidayat.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Vincensia Enggar Larasati