AYOJAKARTA.COM – Berikut adalah informasi mengenai larangan untuk perempuan yang sedang haid seperti yang dijelaskan oleh Ustaz Abdul Somad.
Haid atau menstruasi adalah keluarnya darah dari rahim seorang perempuan.
Sebagaimana diketahui, ketika perempuan sedang haid maka ada hal-hal yang menjadi larangan.
Baca Juga: Nasihat Syekh Muhammad Jaber: Jangan Lakukan Hal Ini Ketika Bersedekah, Apakah Itu?
Adapun secara umum, larangan yang diketahui untuk perempuan yang sedang haid adalah menjalankan salat serta berpuasa.
Namun, apakah hanya salat dan puasa saja yang menjadi larangan untuk perempuan yang sedang haid?
Di bawah ini, Ustaz Abdul Somad menjelaskan larangan-larangan untuk perempuan yang sedang haid.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Ruqyah Bekam Master, Ustaz yang kerap disapa UAS ini menyebutkan beberapa larangan untuk perempuan yang sedang haid.
Adapun larangan disebutkan UAS untuk perempuan yang sedang haid adalah berjumlah tujuh.
“Perempuan yang sedang halangan tak boleh tujuh, tak boleh baca Quran, tak boleh megang Quran, tak boleh bawa Quran, tak boleh masuk masjid, tak boleh itikaf, tak boleh sholat, tak boleh puasa, menurut Kitab Al Fiqul Islami Wa Adillatuhu,” sebut UAS.
Selain itu, UAS menjelaskan mengenai membaca Quran saat sedang haid.
UAS membolehkan membaca Quran saat sedang haid apabila perempuan tersebut berprofesi sebagai guru.
“Boleh membaca kalau guru tapi putus-putus, jangan sambung-sambung,” jelasnya.
Selain itu, seperti yang diketahui saat ini banyak sekali perempuan yang menjadi penghafal Quran.
Untuk menghafal Quran tentu membutuhkan waktu dan perlu untuk mengulang hafalan agar ayat-ayat yang sudah dihafalkan tidak hilang dalam ingatan.
UAS kemudian memberikan pemaparan mengenai hukum perempuan sedang haid tetapi sedang menghafal Quran.
“Kalau tak diulang hilang (lupa), maka mengulang hafalan bagi perempuan yang berhalangan boleh dalam hati,” paparnya.
“Karena mengulang hafalan itu bisa dalam hati,” tutupnya.***