Khazanah

Dahsyatnya 5 Keutamaan Sholat Qabliyah Subuh, Sempunakan dan Tutupi Kekurangan Salat dengan Amalan Ini!

Oleh: Arrum Anggita Rachmaulia Nurhandini Selasa 31 Jan 2023, 11:08 WIB
Sholat

AYOJAKARTA.COM- Salat Qobliyah Subuh memang hukumnya tidak wajib, tetapi apabila melaksanakannya, maka bisa memperoleh beberapa keutamaan dari Salat Sunnah Qobliyah Subuh tersebut. 

Salat Qobliyah Subuh atau Salat Fajar adalah salat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum melaksanakan Salat Subuh. Salat ini memiliki keutamaan yang sangat luar biasa.

Dalam (H.R. Bukhari: 1182) disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkan empat rakaat Qobliyah Zuhur dan dua rakaat Qobliyah Subuh.

Baca Juga: Parah! Genset Rusak hingga Meledak, Konser Fiersa Besari Terpaksa Dihentikan, Begini Kronologinya

Berikut 5 Keutamaan Salat Qobliyah Subuh yaitu:

1. Lebih baik dari dunia beserta isinya

Keutamaan pertama dari Qobliyah Subuh adalah kebaikan dari Salat sunnah ini lebih baik dari dunia dan isinya. 

Keutamaan ini sesuai dengan hadist dari Muslim dan Tirmidzi, berikut artinya.

Aisyah RA meriwayatkan dari Rasulullah SAW, Beliau bersabda;

‘‘Dua rakaat sebelum fajar (Salat subuh) lebih baik nilainya dibandingkan dari dunia dan isinya.” (HR. Muslim dan Tirmidzi)

Abu Hurairah RA pernah berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda mengenai keutamaan yang luar biasa dari Salat subuh.

“Seandainya mereka tahu keutamaan yang ada pada Salat isya dan Salat subuh, maka tentu mereka akan mendatangi (Salat isya dan subuh) bahkan sambil merangkak sekalipun.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: Panas! Misteri Gerakan Bawah Tanah Ferdy Sambo: Kamaruddin Simanjuntak Hampir 'Disuap' dalam Bentuk Dollar

2. Mengikuti teladan Rasulullah SAW

Mengerjakan Salat Sunnah Qobliyah Subuh artinya telah mengikuti ajaran dan teladan Rasulullah SAWA.

Rasulullah SAW memberi contoh pada umat-umatnya untuk senantiasa menjaga rutinitasnya dalam melaksanakan Salat Qobliyah Subuh.

Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits shahih dari Bukhari dan Muslim, berikut artinya.

“Rasulullah SAW dulu diam di antara adzan muadzin hingga Salat subuh. Sebelum Salat subuh dimulai, Rasul akan mendahului dengan 2 rakaat ringan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Menutup kekurangan pada Salat wajib

Keutamaan ketiga dari Salat Sunnah Qobliyah Subuh adalah menyempurnakan salat wajib atau menutup kekurangan yang ada ketika melaksanakan salat wajib.

Sebagai manusia, tentu saja tidak luput dari kekurangan maupun kesalahan. Begitu pula ketika melaksanakan Salat fardhu.

Tidak jarang, salat yang dilakukan memiliki kekurangan dalam proses pelaksanaannya pada bagian-bagi tertentu.

Contohnya seperti gerakan yang tidak sempurna, bacaan yang mungkin lupa, terlalu buru-buru, tidak khusyuk dan khidmat dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, untuk menyempurnakan salat fardhu, maka perlu dilaksanakan salat sunnah.

Baca Juga: Gaduh Potensi Gempa Bumi M 7.0 di Wilayah IKN, Begini Penjelasan Ahli

4. Balasan menanti berupa rumah di surga

Keutamaan lain dari Salat Qobliyah Subuh adalah mendapatkan rumah di surga sebagai balasan karena telah taat dan beribadah pada Allah.

Keutamaan ini, dijelaskan pula dalam sebuah hadist shahih yang disampaikan oleh Ummu Habibah ra, Istri Rasulullah SAW, berkata:

“Aku mendengar Rasul shallallahu alaihi wa sallam bersabda, seorang hamba yang muslim melaksanakan salat sunnah yang bukan wajib, karena Allah sebanyak 12 rakaat dalam setiap harinya, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah (istana) di surga. Kemudian Ummu Habibah radhiyallahu anha berkata, setelah aku mendengarkan hadist tersebut, aku tidak pernah meninggalkan salat tersebut (Salat sunnah).”

5. Selalu berada dalam lindungan Allah

Siapa saja akan selalu berada dalam lindungan Allah SWT, apabila ia melaksanakan salat tepat waktu dan diiringi pula dengan amalan-amalan baik lainnya.

Rasulullah SAW pernah bersabda,

“Barangsiapa yang menunaikan Salat Subuh, maka ia akan berada dalam jaminan Allah SWT.’’

Demikian penjelasan terkait 5 keutamaan Salat Qobliyah Subuh.***

Reporter Arrum Anggita Rachmaulia Nurhandini
Editor Jinan Vania Barizky