AYOJAKARTA.COM - Ustaz Adi Hidayat punya pesan terkait cara bijak memanfaatkan harta yang berlimpah.
Kita semua tentu tahu bahwa setiap orang punya jalan rejekinya masing-masing.
Di antara manusia, ada sebagian yang mendapat rejeki berlimpah.
Baca Juga: Pengakuan Ibu Norma Risma Salat Tanpa Busana, Tuai Hujatan dari Warganet: Masa Ga Pake Baju SIh Bu
Bagi masyarakat Indonesia, orang dengan rejeki berlimpah dan harta yang banyak kerap disebut dengan berbagai sebutan, mulai dari crazy rich hingga sultan.
Dalam Islam, tidak ada larangan untuk menjadi crazy rich atau sultan.
Hanya saja, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana harta yang berlimpah tersebut dimanfaatkan.
Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa hendaknya harta yang kita miliki senantiasa digunakan guna mendapatkan kemuliaan dari Allah SWT.
Baca Juga: Dulu Gersang dan Berbatu Kini Tanah Arab Menghijau, Benarkah Tanda Kiamat Sudah Dekat?
"Tidak meninggalkan dunia. Dunianya mereka dapat, fasilitas, dapat kebaikan, dapat kemewahan. Tapi kemewahannya punya nilai, punya arah, punya esensi untuk meraih kemuliaan Allah SWT," ujar Ustaz Adi Hidayat seperti dikutip Suara.com.
Intinya, setiap Muslim harus berusaha seimbang dalan hal dunia dan akhirat.
Jika kita memiliki harta, maka pastikanlah itu bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
"Bila anda kaya kekayaan itu manfaat, melahirkan maslahat dan menjadikan anda terhormat di hadapan Allah," lanjut Ustaz Adi Hidayat.
"Bila punya kedudukan, melahirkan kebijakan yang bermartabat," lanjutnya,
Jika, harta keduniawian ternyata tidak diimbangi dengan manfaat yang bernilai ibadah, di situ ada bahaya.
"Dunia dikejar, harta bertambah tapi saat bersamaan tidak membangun ketaatan kepada Allah. Jauh dari iman, jauh dari ibadah, itu mesti waspada," pungkas Ustaz Adi Hidayat.***