AYOJAKARTA.COM – Umat Islam mengistimewakan hari Jumat. Mengapa istimewa?
Karena hari Jumat bisa dijadikan lading dalam berbuat baik ataupun sebagai ladang mendapatkan pahala, demikian menurut pendakwa Ustadz Adi Hidayat.
Begitu istimewanya hari Jumat ini sehingga umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak shalawat dan amalan-amalan ibadah lainnya.
Tak hanya itu saja, ada amalan yang hanya bisa dilakukan oleh Muslim laki-laki yaitu sholat Jumat atau Jumatan.
Baca Juga: Beberapa Keutamaan Hari Jumat dan Wasiat Amalan Syekh Ali Jaber
Ustadz Adi Hidayat alias UAH mengungkapkan bahwa ada keutamaan di hari Jumat.
Menurutnya, Nabi Muhammad SAW pernah pernah menyampaikan bahwa di hari Jumat terdapat satu waktu yang singkat.
“Nabi SAW pernah menyampaikan bahwa di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang singkat,” ujar Ustadz Adi Hidayat, dikutip AyoJakarta.com dari unggahan YouTube Adi Hidayat Official, Jumat, 13 Januari 2023.
Menurutnya, bila di waktu yang singkat tersebut dimanfaatkan dengan berdoa kepada Allah SWT, kecuali apa yang ia mohonkan kepada Allah berpeluang besar akan langsung dikabulkan.
Ada tata cara tersendiri ketika berdoa di waktu yang singkat menurut para ulama.
Ada yang secara tekstual yaitu dengan berdiri menunaikan sholat. Ada yang memahami tekstual disini yaitu hanya dalam bentuk doa saja tidak diawali dengan ibadah tertentu seperti sholat misalnya.
Namun menurut Ustadz Adi Hidayat alangkah lebih baik dengan berwudhu terlebih dahulu, baru kemudian menghadap ke arah kiblat dan memohon kepada Allah SWT.
Ada pula yang memahami untuk menjaga sholat yaitu dianjurkan agar berwudhu terlebih dahulu baru kemudian menunaikan sholat.
Sholat apapun yang bisa dilaksanakan sesuai kondisinya, setelah itu baru kemudian memohon kepada Allah SWT.
Ustadz Adi menuturkan bahwa dua kondisi yang dianjurkan para ulama adalah kondisi yang baik.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Utara Hari Ini Jumat 13 Januari 2023, Waspada Hujan Nanti Malam
Bisa dengan menunaikan sholat ataupun langsung dengan berdoa tapi inti dari poinnya adalah manfaatkan waktu terbaik yang sekejap untuk memohon kepada Allah SWT.
Para ulama umumnya memberikan isyarat waktu dimaksud yaitu waktu singkat ba'da ashar menjelang magrib.
Jika diambil wilayah waktu Indonesia bagian barat pada umumnya bila magribnya pukul 18.00 WIB.
Setidaknya waktu terbaik untuk memanjatkan doa di antara pukul 17.00 sampai pukul 18.00, bisa ambil pertengahan yaitu 17.30 atau 17.45 WIB.
Setelah itu duduk menghadap ke arah kiblat baru kemudian memohon kepada Allah SWT.
Ustadz Adi Hidayat menambahkan, ada riwayat doa yang seringkali dianjurkan oleh para ulama untuk dimohonkan di waktu-waktu Jumat.
Ada doa yang dibimbing untuk dibacakan dengan kalimat. Yaitu sebagai berikut:
Allahumakfina bi halalika 'an haroomik.
Artinya: Ya Allah, mohon cukupkan kepada kami segala yang halal darimu dan jauhkan kami dari segala yang Engkau haramkan.
Wa aghnina bi tha'atika 'an maksiatik.
Artinya: Ya Allah, mohon luaskan diri kami untuk selalu mendapatkan kesempatan meningkatkan ketaatan kami kepada-Mu dan jauhkan kami dari perbuatan-perbuatan yang Engkau larang
Wa bifadhlika 'amman siwaak.
Artinya: Dan mohon luaskan diri kami untuk mendapat segala keistimewaan yang Engkau tetapkan yang berpeluang kami dapatkan, serta jauhkan kami dari selain itu.
Allahumakfina bi halalika 'an haroomik wa aghnina bi tho'atika 'an maksiatik wa aghnina bi tha'atika 'an maksiatik.***