Khazanah

Hati-hati Mencela Orang Arab Ternyata Ada Hukumnya, Simak Penjelasan Mbah Moen Berikut

Oleh: Dyah Arum Ratri Kamis 12 Jan 2023, 06:40 WIB
Hati-hati Mencela Orang Arab Ternyata Ada Hukumnya, Simak Penjelasan Mbah Moen Berikut

AYOJAKARTA.COM – Mencela atau menghina termasuk dalam salah satu perbuatan yang tercela.

Terlebih mencela atau menjelek-jelekkan bangsa atau kaum Arab.

Siapa sangka menjelek-jelekkan atau mencela kaum maupun bangsa Arab merupakan dosa yang sangat besar.

Hal tersebut pernah diungkapkan oleh Kyai Maimoen Zubair atau yang kerap disapa Mbah Moen.

Baca Juga: Kisah Kelahiran Mbah Moen: Tiga Ulama Hebat Ludahi Air di Gelas Lalu Diminum Sang Ibu, Tak Lama Kemudian...

Dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram Ppalanwarsarang (10/12/2021), Mbah Moen menuturkan apa hukumnya melakukan perbuatan tercela yakni mencela dan menjelek-jelekkan kaum Arab.

Mbah Moen kemudian menjelaskan sebuah hadist yang menuturkan jika Islam kadangkala berbeda dengan Bahasa Arab.

“Islam bukan hanya untuk bahasa arab akan tetapi untuk semua umat manusia, terkadang islam itu berbeda dengan tradisi Arab.” ujar Mbah Moen membacakan sebuah hadist.

Akan tetapi menurut Mbah Moen meski Islam sendiri kadang tidak sesuai dengan tradisi Arab, namun tenyata menjelek-jelekkan kaum Arab hukumnya dosa besar.

Baca Juga: Bikin Greget! Putri Candrawathi Menangis Merasa Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Warganet: Sandiwara Luar Biasa

“Tapi ingat jika kamu menjelek-jelekan orang Arab, dosa besar bagimu!” tegas Mbah Moen.

Mbah Moen juga menegaskan bahwa perlu memiliki sebuah ilmu untuk memahami konsep tersebut agar tidak terjadi sebuah dilema.

“Jadi ya dilema, makanya harus memiliki ilmu yang luas, bisa menerangkan yang seperti ini.” tutur kyai kenamaan asal Rembang tersebut.

Akan tetapi menurut Mbah Moen memang seperti itulah keadaannya, jika mencela orang Arab hukumnya dosa besar.

Baca Juga: Hidup di Dunia Rasanya Berat dan Banyak Masalah? Ikuti Kunci Menghadapi Cobaan Hidup ala Mbah Moen Ini

Kemudian Mbah Moen menjelaskan alasannya seperti berikut.

“Karena Al-Quran menggunakan bahasa Arab.” ujarnya.

“Dan besok di surga juga menggunakan bahasa Arab

Sholat juga menggunakan bahasa Arab,” pungkas Mbah Moen. ***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Rohmana Kurniandari