Khazanah

Wajib Tahu agar Berhati-hati! Begini Pandangan Islam tentang Bunuh Diri Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadis

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Senin 09 Jan 2023, 14:44 WIB
Wajib Tahu agar Berhati-hati! Begini Pandangan Islam tentang Bunuh Diri Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadis

AYOJAKARTA.COM - Kasus meninggalnya sejoli di sebuah sebuah hotel yang berlokasi di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan menggemparkan publik belakangan ini.

Pasangan kekasih Reynaldi Agustinus (26 tahun) dan Tri Putri Napitupulu (23 tahun) ditemukan berpegangan tangan diatas kasur dan diduga telah meminum racun potas.

Namun kasus ini penyelidikan terhadap kasus ini tiba-tiba dihentikan oleh pihak kepolisian atas permintaan dari keluarga.

Baca Juga: Waspada Banyak Cicak di Rumah, Bunuh atau Biarkan? Ternyata Pertanda Buruk Kata Ustadz Adi Hidayat

Kasus bunuh diri ini bukan kali pertamanya terjadi di Indonesia, salah satunya contoh lainnya adalah kasus bunuh diri yang dilakukan oleh seorang mahasiswi Universitas Brawijaya di atas pusara makam sang ayah.

Dalam pandangan Islam, bunuh diri merupakan perbuatan yang dilarang dilakukan oleh umat manusia.

Penjelasan terkait larangan tersebut dikutip AyoJakarta.com dari laman mui.or.id (9/1/2023) yang dimuat dalam sebuah artikel yang diterbitkannya dengan judul "Alasan Mengapa Bunuh Diri Dilarang Islam?".

Artikel tersebut menerangkan bahwa larangan bunuh diri ini telah dituliskan dalam Firman Allah SWT dalam surat An Nisa ayat 29:

Baca Juga: Waktu Mustajab Terkabulnya Doa di Hari Jumat, Ustadz Adi Hidayat: Akan Langsung Dikabulkan Allah

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَأْكُلُوٓا۟ أَمْوَٰلَكُم بَيْنَكُم بِٱلْبَٰطِلِ إِلَّآ أَن تَكُونَ تِجَٰرَةً عَن تَرَاضٍ مِّنكُمْ ۚ وَلَا تَقْتُلُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.”

Selain itu Moh Rosyid dalam sebuah artikel yang dimuat dalam laman mui.or.id ini memaparkan beberapa sejumlah faktor mengapa bunuh diri dilarang:

1. Mendahului kehendak Allah SWT dalam hal kematian

2. Menandakan kita tidak siap menerima realitas dan dinamika kehidupan yang menimpa

3. Menandakan ketidaksiapsiagaan menyongsong masa depan yang tidak lekang dari tantangan dan halangan-rintangan.

Selain itu Nabi Muhammad SAW dalam Hadist menjelaskan bahwa orang yang membunuh dirinya sendiri dengan menggunakan suatu benda atau cara, maka kelak dihari kiamat akan dihukum dengan benda atau cara tersebut di dalam neraka.

مَن حَلَفَ علَى مِلَّةٍ غيرِ الإسْلامِ فَهو كما قالَ، وليسَ علَى ابْنِ آدَمَ نَذْرٌ فِيما لا يَمْلِكُ، ومَن قَتَلَ نَفْسَهُ بشيءٍ في الدُّنْيا عُذِّبَ به يَومَ القِيامَةِ، ومَن لَعَنَ مُؤْمِنًا فَهو كَقَتْلِهِ، ومَن قَذَفَ مُؤْمِنًا بكُفْرٍ فَهو كَقَتْلِهِ

Artinya : “Barangsiapa yang bersumpah dusta atas nama agama selain Islam, maka dia seperti apa yang diucapkannya. Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan sesuatu, maka dia akan disiksa dengan benda tersebut di neraka jahannam. Melaknat seorang mukmin sama seperti membunuhnya. Barang siapa yang menuduh seorang mukmin sebagai kafir maka dia seperti telah membunuhnya.” [HR Al Bukhari (6105) dan Muslim (110)]

Realitas yang ada di dalam kehidupan setiap umat manusia memang tidak serta merta berisi dengan kebahagiaan.

Masalah dan kesedihan tatkala datang silih berganti, kita sebagai umat yang beriman hendaknya selalu bertawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi segala cobaan dalam kehidupan.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Aulli R Atmam