AYOJAKARTA.COM - Selain dikenal ahli fiqih, serta negarawan, Mbah Moen juga dikenal sebagai ulama merakyat yang memiliki hubungan khusus dengan Rasulullah SAW.
Sifat dan perangai Mbah Moen yang humoris dan egaliter bisa dengan mudah terlihat dari para pewaris ilmunya, dimana Gus Baha merupakan salah satunya.
Pada banyak kesempatan, Gus Baha sering menjelaskan bagaimana cara Mbah Moen dalam menyikapi setiap persoalan di masyarakat awam.
Dalam sanad atau silsilah keturunan, Mbah Moen memiliki ketersambungan dengan Raden Ainul Yakin atau dikenal juga dengan Sunan Giri.
Dengan mengacu pada silsilah tersebut, dapat disimpulkan bahwa Mbah Moen juga merupakan salah satu orang terdekat baginda Rasulullah SAW.
Mbah Moen merupakan anak dari KH Zubair, dan KH Zubair adalah putra dari Mbah Dahlan, putra dari Mbah Carik Warijo, putra Mbah Munandar.
Mbah Munandar merupakan putra dari Putih Podang, putra dari Imam Komaruddin, putra dari Muhammad “Macan Putih” Gresik, putra dari Ali, putra Husein Gresik.
Mbah Husein Gresik adalah putra dari Abdullah, putra Pangeran Pakapunan, putra dari Panembahan Kulon, putra dari Raden Ainul Yaqin atau Sunan Giri.
Baca Juga: Ayah Ibu Wajib Paham! Pesan Mbah Moen agar Anak Sukses dan Angkat Derajat Orang Tua
Raden Ainul Yakin adalah putra dari Sayyid Yaqub, putra dari Sayyid Ibrahim, putra dari Sayyid Abdul Aziz, putra dari Sayyid Abdullah Hazim, putra Sayyid Abdul Jabar.
Sayyid Abdul Jabar merupakan putra dari Sayyid Soleh, putra dari Syeikh Abdul Qodir Al Jilani yang merupakan putra Sayyid Musa.
Sayyid Musa sendiri putra dari Sayyid Zanki Dausad, putra dari Sayyid Abdullah, putra Sayyid Yahya Az Zahid, putra Sayyid Muhammad.
Sayyid Muhammad adalah putra dari Sayyid Daud, putra Sayyid Musa, putra Sayyid Abdullah, putra dari Sayyid Hasan Al Musanah.
Sayyid Hasan Al Mutsanna merupakan putra dari Sayyid Hasan Al Sibti, putra dari Sayyidina Ali Bin Abi Thalib yang menikah dengan Siti Fatimah, putri Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Pria Wajib Tahu! Mbah Moen Beberkan Tips Cari Istri Agar Punya Anak Saleh, Apa Saja?
Semasa berada di tengah khalayak, Mbah Moen sering memberikan nasihat yang dapat dijadikan sebagai bekal mengarungi hidup.
Pada sebuah kesempatan, Mbah Moen pernah berpesan tentang tiga perkara dunia yang sangat membahayakan bagi manusia.
Pertama adalah orang yang terus menerus menuruti hawa nafsunya, hingga tidak memikirkan hari yang akan datang.
“Jadi dia hanya mencari kemewahan, sehingga tidak memikirkan anak dan cucu,” pesan Mbah Moen.
“Pengangguran, karena kalau seseorang sudah menganggur pikirannya tidak ada yang baik,” tambah Mbah Moen.
“Tidak punya keinginan, orang jika sudah tidak memiliki keinginan tentu akan merepotkan,” pesan Mbah Moen tentang 3 perkara bahaya di dunia. ***