Khazanah

Ustadz Abdul Somad : Ada Keindahan Terselip dari Dibenci oleh Orang Lain, Begini Penjelasan UAS

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 03 Jan 2023, 21:38 WIB
Ustadz Abdul Somad : Ada Keindahan Terselip dari Dibenci oleh Orang Lain, Begini Penjelasan Lengkapnya

AYOJAKARTA.COM – Berikut adalah penjelasan mengenai keindahan terselip dari dibenci orang lain seperti yang dijelaskan oleh Ustadz Abdul Somad.

Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan sosok Ustadz Abdul Somad yang kerap membagikan nasihat-nasihatnya.

Dalam salah satu ceramahnya, Ustadz Abdul Somad pernah membahas tentang adanya keindahan saat dibenci oleh orang lain.

Baca Juga: Ferdy Sambo Belum Terbukti Berikan Perintah Tembak ke Bharada, Saksi Ahli :Tidak Bisa DIpidana

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube JALAN HIJRAH, Ustadz akrab disapa UAS ini menerangkan mengenai keindahan dari dibenci oleh seseorang.

UAS mengatakan, jika ada orang yang benci dengan kita itu artinya kita lebih baik dari orang yang membenci.

“Kalau ada orang membenci kita, itu kita artinya lebih baik dari dia. Karena kalau kita lebih dibawah dari level dia, dia gak akan mungkin marah dengan kita. Itu pasti kita lebih baik, rezeki kita lebih baik, level kita lebih baik, kehidupan kita lebih baik, makanya dia marah,” katanya.

Tidak hanya itu, UAS berpendapat jika ada orang yang memusuhi kita maka itu merupakan hal yang indah.

Ini karena, orang yang benci dengan kita akan selalu memikirkan kita.

Baca Juga: Kubu Ferdy Sambo Sebut Bharada E yang Bertanggung Jawab, Ronny Talapessy Tak Terima: Disini Sangat Jelas…

“Kalau ada orang benci dengan kita, itu menunjukkan bahwa dia selalu memikirkan kita pagi, petang, siang, malam. Padahal kita gak pernah mikirin dia,” ujarnya.

“Kan indah sekali. Dia sering mikirin kita, kita gak pernah mikirin dia, dia sampai buat partai untuk memusuhi kita, sampai ngajak anggota geng-gengnya untuk memusuhi kita,” sambungnya.

Selain itu, UAS menjelaskan jika orang yang benci dengan kita sedang mengalirkan amal-amalnya pada diri kita.

“Kalau ada orang membenci kita apalagi membuat komunitas untuk membunuh kita, mengacaukan kita, maka sesungguhnya amal-amal dia sedang mengalir ke kita, dan dosa-dosa kita mengalir ke dia,” jelasnya.

Lebih lanjut, UAS menuturkan, apabila ada kelompok yang benci dengan kita, maka kita hanya cukup meluruskan satu kali.

Baca Juga: Gempa 5.2 M Kembali Guncang Wilayah Jayapura Papua, BMKG Waspadai Gempa Susulan Terjadi

UAS memberikan pesan agar apa yang dibenci oleh orang lain terhadap kita tidak perlu dipikirkan.

“Kalau ada sekelompok orang membenci kita, maka kita cukup satu kali klarifikasi. In jaakum fasiqun binabain¸ kalau datang orang bawa berita tidak baik fatabayyanu, klarifikasi. Selesai klarifikasi, tulisan di WhatsApp sekali, video pendek sekali, bahwa saya tidak seperti yang dituduhkan. Clear, masalah selesai, serahkan pada Allah,” tuturnya.

“Yang terakhir, kalau ada orang membenci kita, maka sesungguhnya Allah ingin mengangkat derajat kita. Kalo kita pikirin, kita capek. Anjing menggonggong kafillah berlalu,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Jinan Vania Barizky